Jembatan Ambruk, Faktor Usia Atau Karena Kelebihan Beban

202

SERANG (Banten) ketikberita.com | Ditemui dikediamannya, H. Suhandi mantan Kepala Desa Pamanuk Kecamatan Carenang, Rabu (11/08/2021) pukul : 20.00 wib, menuturkan kepada awak media terkait riwayat jembatan penghubung Kp.Kedokan Porang Desa Pamanuk dengan Kp.Kedung Melati Desa Mekarsari Kec Carenang.

Seperti pemberitaan di media ini,Jembatan yang membentang di atas Kali Cimendaya, penghubung Kampung Kedokan Porang Desa Pamanuk dengan Kampung Kedung Melati Desa Mekar Sari Kec Carenang Kab Serang, Rabu (11/08/2021), sekitar pukul 17:30 wib ambruk dan patah menjadi dua (2) bagian, setelah di lewati kendaraan Odong-odong berisi penumpang.

“Jembatan itu dibangun tahun 2007, saat saya menjadi Kepala Desa Pamanuk,
pengajuannya menggunakan proposal ke Dinas Pekerjaan Umum Kab Serang,”Terang H. Suhandi.

“Saya masih ingat, waktu itu yang mengerjakan Pak Topik dari PU, pengecorannya secara manual,”Lanjut H. Suhandi.

,”Awalnya lebarnya cuma satu meter,tapi saya usulkan lebarnya ditambah biar mobil jenis angkot bisa masuk, dan usulan dikabulkan dengan catatan mobil boleh lewat jembatan tapi penumpang harus turun (red-jalan kaki), Pungkas Mantan Kades Pamanuk 2 periode ini.
(Ys/Juki)