Indra Sahbana SH.MH : Buka Puasa Meningkatkan Amal Ibadah dan Silaturrahmi Antara Komisioner dan Anggota KPU Serta PPK

249

PALAS (Sumut) ketikberita.com | Sederhana dan Berkah inilah Ciri Khas buka Puasa bersama antara Komisioner dan Anggota sekaligus para PPK Kecamatan seluruh Kecamatan di Kabupaten Padang Lawas di kantor KPU jalan Listrik. Tujuan dari buka puasa bersama adalah untuk meningkatkan Silaturahmi dengan “Melayani Dengan Sepenuh Hati Untuk Demokrasi Yang Hakiki”. Dari sinilah kita juga akan meningkatkan amal Ibadah puasa kita, karena mempunyai implikasi yang sangat signifikan dalam berbagai hal.

Implikasi tersebut berpengaruh positif pada berbagai macam bidang kehidupan manusia. Hal ini dapat anda baca kembali pada bahasan yang telah lampau mengenai hubungan puasa dengan kesehatan, hubungan puasa dengan kekuatan rohani, hubungan puasa dengan kesabaran, hubungan puasa dan kebijakan, hubungan antara puasa dan taqwa. Hal tersebut diungkapkan Ketua KPU Palas Indra Sahbana SH.MH saat mengadakan buka puasa bersama.

Lanjut Indra Pada kesempatan ini ajaran islam akan memaparkan tentang hal-hal yang hendaknya diketahui dan menjadi rukun puasa agar puasa yang dijalankan dapat mencapai dampak, implikasi dan sasaran atau tujuan yang diharapkan sesuai dengan maksud dan tujuan puasa yang diinginkan oleh Allah swt.

Puasa adalah ibadah yang sangat istimewa dengan berbagai macam manfaat dan faedah yang dalam perjalanannya dapat menyegarkan kembali baik fisik, mental serta spiritual dari pribadi seseorang yang menjalankannya dengan puasa yang sebenar-benarnya tidak hanya puasa lahir akan tetapi puasa batin.

Lanjut Indra Sahbani Apabila kita mampu menjalankan puasa dengan sebenar-benarnya puasa serta dengan sikap batin yang tangguh serta kuat dan tulus ikhlas, imanan wahtisaban hanya karena Allah swt, niscaya mereka akan memperoleh tujuan akhir dari puasa yang mencapai derajat orang yang taqwa.
Sebagaimana Firman Allah swt. dalam al-Qur’an:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ كُتِبَ عَلَيۡكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. (QS. Al-Baqarah: 183)
Lanjut Indra bagaimana cara menjalankan puasa yang baik adalah untuk dapat mencapai tujuan tersebut, seseorang mukmin sudah semestinya menjalankan puasa yang ia jalankan tidak hanya puasa secara lahir saja akan tetapi juga puasa batin.
Apa yang dimaksud dengan puasa lahir?

Menurut para ahli ilmu fikih, yang dimaksud dengan puasa lahir adalah al-imsak atau menahan diri dari makanan dan minuman dan menahan diri dari melakukan hubungan intim suami-istri yang dimulai dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari dengan niat hanya karena Allah swt.
Apa yang dimaksud dengan puasa batin?

Menurut para ahli sufi yang dimaksud dengan puasa batin adalah menahan diri dari segala hal dan perbuatan yang dilarang atau diharamkan oleh Allah swt. Tidak cukup hanya menahan dari hal yang diharamkan, namun juga menahan dari segala apapun yang dapat memalingkan diri seseorang dari mengingat Allah swt.

Menurut pendapat dari Imam Ghazali dan Kess Waaijman dalam Spirituality: menjelaskan bahwa tingkatan tertinggi dari puasa batin adalah hanya menjadikan Allah swt. sebagai satu-satu Yang Tercinta dan Terkasih. Dengan puasa batin akan dapat mengantarkan seseorang mencapai Esensi Islam yaitu hanya berserah diri secara penuh kepada Allah SWT.(DEWA JARLUB S.SOS / JAWA-ARAB-LUBIS)