Himpunan Mahasiswa Agroteknologi Fakultas Pertanian Unsam Adakan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair

218

LANGSA (Aceh) Ketikberita.com | Pada saat ini menanam tanaman dipekarangan rumah sedang marak-maraknya terjadi. Begitu pula di Gampong Sidorejo, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa tak sedikit masyarakatnya yang gemar menanam tanaman dipekarangan rumah, baik itu tanaman hias, tanaman obat-obatan dan lainnya.

Seperti yang kita ketahui, rumah tangga menghasilkan limbah ataupun sampah, yang mana limbah dan sampah tersebut dapat berguna bagi tanaman. Salah satu limbah dan sampah yang umum terdapat pada masyarakat ialah sisa nasi dan sisa air cucian beras. Melalui proses fermentasi limbah dan sampah tersebut dapat berguna bagi tanaman, yaitu berupa pupuk organik cair.

Himpunan Mahasiswa Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Samudra Langsa Kamis (18/3/ 2021) lalu berhasil melakukan kegiatan pelatihan tentang pembuatan pupuk organik cair yang berbahan dasar sisa nasi dan sisa air cucian beras di Gampong Sidorejo, Kecamatan Langsa Lama, pada pelatihan tersebut turut dihadiri oleh 20 pengurus Himpunan mahasiswa Agroteknologi, para perangkat Gampong Sidorejo dan para ibu-ibu PKK.

Pada saat pembukaan acara Sekretaris Gampong (Sekdes) Surianto mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa Agroteknologi FP UNSAM yang telah bersedia menjadi TRAINER dalam pembuatan pupuk organik cair ini.

Lanjut Surianto,”dimana harapan saya acara ini dapat menjadi tambahan ilmu terutama untuk warga Gampong (Desa) Sidorejo agar mampu memanfaatkan limbah dan sampah rumah tangga dalam hal ini berupa air cucian beras dan juga sisa nasi agar dapat di olah menjadi pupuk organik dengan baik dan benar untuk menghasilkan tanaman pekarangan rumah yang indah,”ujar Surianto.

Sementara itu Ketua Himpunan Mahasiswa Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Samudra, Kevin Ocdiwal Karall Bangun menyebutkan “Kegiatan ini kita lakukan dengan tujuan agar masyarakat dapat memanfaatkan sampah dan limbah yang terdapat disekitar mereka, selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk mengajak masyarakat agar menggunakan pupuk organik dan meminimalisir penggunaan pupuk kimia. Karena, seperti yang kita ketahui penggunaan pupuk kimia yang secara terus-menerus dan berlebihan akan berdampak negatif pada kesehatan dan lingkungan kita,” tutur Kevin Ocdiwa Karall Bangun.

Kegiatan ini juga dilakukan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan. Semua peserta pelatihan diwajibkan memakai masker dan tetap menjaga jarak. Kegiatan ini mendapat tanggapan yang sangat positif baik dari perangkat desa maupun ibu-ibu PKK yang hadir, jelas Kevin Ocdiwa.

Ketua PKK Gampong Sidorejo Ibu Surya Dewi “saya sangat senang dengan adanya kegiatan pelatihan ini, dikarenakan dapat menambah ilmu bagi masyarakat. Dan saya juga sangat berterimkasih kepada adik-adik yang sudah mau membagikan ilmunya kepada masyarakat dan adik-adiknya juga ramah-ramah serta sopan,”imbuhnya.

Ibu Surya Dewi menambahkan, dengan adanya kegiatan pelatihan seperti ini diharapkan masyarakat dapat menerapkannya di rumah, dikarenakan, banyak manfaat yang dapat diambil. Selain limbah dan sampah yang bisa bermanfaat bagi tanaman, penggunaan pupuk organik cair juga dapat meminimalisir rusak nya lingkungan dan tidak berdampak negatif bagi kesehatan kita, demikian pers Realise yang dikirim Subbag Humas dan kerja sama antara lembaga Universitas Samudra Langsa, Rabu (24/3/2021). (AA)