SAMOSIR (Sumut) Ketikberita.com | Perhelatan Mangase Taon di Bius Salaon, Kecamatan Ronggur Nihuta, Samosir yang diwarnai penampilan tradisi sakral Batak, Mangalahat Horbo, yang digelar di Toguan Salaon Tongatonga, Sabtu (11/4/2026).
Ritual adat ini menjadi daya tarik utama karena sarat makna spiritual sebagai kearifan lokal turun-temurun. Mangalahat Horbo merupakan upacara persembahan kerbau pilihan sebagai simbol syukur dan harapan atas keberkahan masyarakat.
Ikut hadir wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, Sekdakab, para asisten, serta pimpinan OPD, menyampaikan apresiasi atas kekompakan masyarakat melestarikan budaya.
Menurutnya, kegiatan bukan hanya sekadar seremoni adat, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan. “Kapan lagi kita bersatu kalau tidak sekarang. Inilah hikmah dari kegiatan ini, bagaimana perbedaan dapat disatukan dengan persoalan diselesaikan dengan damai, rasa kebersamaan, Samosir akan semakin maju dan kuat,” sebut Wabup.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir juga mendorong peran aktif tokoh adat sebagai mitra dalam pembangunan, termasuk penyelesaian persoalan masyarakat melalui pendekatan kearifan lokal sejalan dengan semangat restorative justice yang sudah ditetapkan didaerah.
“Dengan adanya kegiatan ini, semakin memahami dan melestarikan tradisi leluhur,” ucapnya. (IHS/31)








