H.Darma Wijaya Berpesan: Sayangi dan Bahagiakan Orang Tua Kita Semasih Ada

99

SERGAI (Sumut) ketikberita.com | “Sayangi dan bahagiakanlah kedua orang tua kita selagi masih hidup.” Tidak ada ruginya bagi seorang anak membahagia kan orang tuanya dan tidak menjadi melarat maupun jatuh miskin, jika kita sayangi ayah yang telah memberi nafkah sejak dari bayi hingga dewasa. Ayah merupakan sosok pemimpin di dalam keluarga yang tidak pernah mengenal lelah “membanting tulang” demi untuk anaknya dan begitu juga seorang ibu yang telah melahirkan.

“Sembilan bulan dikandungan dan kemana-mana dibawa oleh ibu, ter kadang seorang ibu tidak nyenyak tidur bahkan ia mempertaruhkan nyawa saat melahirkan anak yang dikandung tersebut. Begitu besar dan tidak bisa di hitung nilai perjuangan kedua orang tua dari sejak janin, bayi hingga dewasa mengasuh dan membesarkan anak-anaknya.

Hal ini diungkapkan Calon Bupati Sergai H. Darma Wijaya usai menjenguk dr. H. Hidayat Hasrimy (70) ayah dari Sekda kab Sergai HM. Faisal Hasrimy AP,MAP dan Direktur RSU Sultan Sulaiman dr. Nanda Hasrimy, Rabu malam (11/11/ 2020) yang dalam kondisi sakit di Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah, Sergai.

Ternyata sebut Darma Wijaya yang akrab disapa Wiwik, membahagiakan kedua orang tua itu merupakan tugas seorang anak untuk membalas budi ayah dan ibu. Tapi, kedua orang tua tidak pernah minta untuk dibalas budi baiknya yang telah dilakukan bertahun- tahun bahkan puluhan tahun. Orang tua tidak membutuhkan materi dari anaknya atas segala kasih sayang, perhatian, dan seluruh hartanya yang digunakan untuk membesarkan anaknya. Orang tua tidak membutuhkan itu.

Hal ini telah saya alami sendiri, semasa kedua orang tua masih hidup kata Wiwik,. Ia sering dido’akan oleh ayah dan ibu, namun kedua orang tua tidak pernah minta ganti sudah berapa banyak uang, tenaga dan fikiran yang terkuras untuk membesarkannya, sungguh mulia sikap dan perbuatan kedua orangtua terhadap anaknya.

Ini masih kisah yang dialami, sebut Wiwik lagi, ayahnya meninggal dunia dikala usianya masih terlalu muda dan disitulah ia mulai berfikir sangat sedih, sebab tidak sempat membahagiakan ayah dan mulai mandiri mencari nafkah untuk kebutuhan sehari-hari.

Tapi kesedihan itu tidak bisa ditutupi bahkan terus menyelimuti saya ketika melihat ibu yang menggantikan posisi ayah dan juga sebagai seorang ibu. Betapa beratnya beban yang dipikul oleh ibu untuk membesarkan anak yang ditinggalkan ayah. Alhamdulillah, Allah SWT menolong ibu untuk membesarkan anak yang telah dilahirkannya dan inilah saya sekarang. “Semua rezeki yang saya peroleh selama ini tidak terlepas ada do’a seorang ibu didepannya. Berbahagialah sekarang anak yang masih memiliki kedua orang tua. Saya sekarang keduanya sudah tiada untuk selama-lamanya( meninggal dunia).”Ucapnya.

Namun katanya, jika diingat begitu besar pengorbanan kedua orang tua, harta mereka sudah habis untuk segala kebutuhan dan pendidikan anaknya, tetapi orang tua tidak akan pernah meminta hartanya kembali. Ternyata kedua orang tua hanya membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari anak-anak yang dilahirkan dan telah dibesarkan.

“Seorang ibu bisa mengurus banyak anak,tapi banyak anak belum tentu bisa mengurus seorang ibu maupun ayah ketika keduanya sudah lanjut usia dan tidak bisa bekerja lagi.” Tutur Darma Wijaya dengan nada sedih dan sorotan bola mata yang berkaca-kaca seakan ingin mengeluarkan air mata.

Turut Hadir Ketua Pemenangan Tim Dambaan (H.Darma Wijaya – Adlin Umar Yusri Tambunan ) Sergai Safaruddin akrab disapa Udin Sirip, Ketua Partai Gerindra Sergai yang juga Sekretaris Tim Pemenangan Dambaan Sergai Budi SE dan rombongan (AfGans)