GAMIS Minta Walikota P Siantar Pindahkan Tugu Raja Sangnaualuh

346

SIANTAR, Ketikberita.com | Pembangunan Tugu Raja Sangnaualuh yang peletakan batu pertamanya dilaksanakan pada tanggal 10 Oktober 2018 di lapangan Adam Malik kemarin diminta dipindahkan oleh Gabungan Masyarakat Islam Siantar (GAMIS).

Mereka meminta Pak Walikota untuk memindahkan lokasi pembangunan tugu Raja Sangnauluh dikarenakan Lokasi pembangunan tugu tersebut menggangu kenyamanan pelaksanaan ibadah Sholat Idul Fitri, Sholat Idul adha dan kegiatan keagamaan lain beribadah.

Seperti kita ketahui bersama bahwa Lapangan Adam Malik Siantar memang menjadi tempat melaksanakan Sholat dan Selalu dihadiri oleh ribuan Masyarat Muslim Siantar dan hal tersebut telah berlangsung selama puluhan tahun.

Di lain sisi Walikota Pematangsiantar H. Hefriansyah, SE beberapa hari yang lalu telah menerima surat keberatan dari GAMIS dan melalui surat Nomor: 600/5740/XI/2018 tanggal 21 nopember 2018, telah mengajukan permohonan pendapat dari ketua MUI kota Pematangsiantar terkait usulan kelompok masyarakat (GAMIS) agar merelokasi pembangunan tugu tersebut ketempat yang lebih strategis.

Menyikapi hal tersebut Drs. H.M Ali lubis selaku Ketua MUI pematangsiantar serta didampingi beberapa pengurus serta perwakilan dari GAMIS telah sepakat untuk memindahkan Tugu tersebut dipindahkan kelokasi strategis lainnya.

Sementara Pelaksana Proyek pembangunan khawatir merugi, karena biaya untuk pengerjaan pondasi Tugu tersebut telah memakan biaya hingga ratusan juta rupiah. Berdasarkan informasi yang didapat penulis dari salah satu pekerja yang tidak ingin disebutkan menyatakan bahwa pengerjaan pondasi Tugu Raja Sangnauluh tersebut sudah mencapai kurang lebih 25 % sebelum akhirnya diminta untuk berhenti pada tanggal 21 Nopember 2018 pada pukul 14.00 wib. (Nick D)