FPMI: Sempat Terkatung 7 Bulan Di Riyad, TKW/PMI Asal Kemeri Akhirnya Tiba Di Indonesia

209

KAB TANGERANG (Banten) | Darmi, pekerja migran/TKW asal Kp. Kemiri Tegal, RT 002/01, Desa/Kec. Kemiri, Kab. Tangerang akhirnya tiba di Indonesia, Selasa (17/8/2021).

Darmi sebelumnya sempat terkatung-katung di Riyadh Arab Saudi selama sekitar tujuh bulan. Penyebabnya, pihak sponsor yang memberangkatkan tak bertanggung jawab.

Meski kontraknya habis tak kunjung dipulangkan hingga akhirnya ia kabur dari rumah majikannya dan ditampung di KBRI Riyadh.

“Kami senang akhirnya Ibu Darmi bisa kembali ke Indonesia atas upaya dari Disnaker Kabupaten Tangerang dan BP2MI UPT Serang,” ujar Ketua Forum Perlindungan Migran Indonesia (FPMI) Kab. Tangerang, Marnan Sarbini, Rabu (18/8/2021).

Hal senada juga disampaikan pihak keluarga Darmi. Mereka mengucapkan terima kasih atas bantuan pihak-pihak terkait dalam pemulangan Darmi.

Wanita ini dijemput oleh pihak keluarganya di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Namun, Darmi masih harus menjalani karantina di Wisma Atlet sebelum bisa kembali ke rumah. Hal ini sesuai aturan satgas covid-19.

Dibeberkan oleh Ketua FPMI, Marnan Sarbini, kepulangan Darmi sempat mengundang polemik. Pasalnya, setelah pihak keluarga mengirimkan biaya tiket pemulangan, ternyata masih diharuskan membayar denda iqomah. Sementara, pihak keluarga tak mampu membayarnya. Untuk itu, FPMI yang melakukan pendampingan atas masalah Darmi (Ah/Sd/Rž)