FPMI Pertanyakan Langkah Kongkrit Pencegahan Pemerangkatan TKW Unprosedural

87

SERANG (Banten) ketikberita.com | Pasca menyurati Kanwil Kemenkumham Banten dua pekan lalu, pengurus Forum Pekerja Migran Indonesia (FPMI) Kabupaten Tangerang kembali mendatangi kantor Kanwil Kemenkumham Banten di Kota Serang, Senin (21/6/2021).

Ketua FPMI Kab. Tangerang, Marnan Sarbini mempertanyakan langkah kongkrit yang dilakukan pihak Kanwil Kemenkumham Banten untuk mencegah dan menolak calon pekerja migran/TKW nonprosedural yang hendak membuat paspor.

“Pasca surat kami layangkan ke Kanwil Kemenkumham dua minggu lalu sampai saat ini, kami belum melihat langkah kongkrit pihak Imigrasi melakukan pencegahan,” ungkap Marnan Sarbini.

Bahkan, jawaban surat yang dijanjikan pun sampai saat ini belum diterima. Karena itu, pihaknya bersama Sekretaris FPMI, Dani kembali mendatangi kantor itu, (28/6) Marshandra Putri, Kepada pihak FPMI, Kasubit Penindakan Keimigrasian Triyono mengaku kesulitan melakukan pencegahan warga yang akan membuat paspor, termasuk mendeteksi mereka yang akan bekerja ke luar negeri secara nonprosedural.

Sebab, saat pengurusan paspor, tidak bisa dibedakan mana yang akan tujuan bekerja maupun tujuan lain seperti wisata, studi belajar dan lainnya.

“Kami tidak bisa melarang setiap orang yang akan membuat paspor karena itu hak warga negara. Maka, soal pencegahan calon pekerja migran yang akan membuat paspor pun, terus terang kita kesulitan. Sebab, mereka umumnya tidak mengaku akan bekerja saat dilakukan wawancara,” ujar Triyono.

Seperti diberitakan sebelumnya, FPMI menemukan fakta, para calon pekerja migran nonprosedural masih banyak yang lolos saat mengurus paspor.

“Dalam visa yang diterbitkan tertulis kunjungan wisata, bukan untuk kerja. Inilah yang membuat hingga kini pekerja migran nonprosedural tetap marak,” ujar Ketua FPMI Kab. Tangerang, Marnan Sarbini di Kanwil Kemenkumham Banten, Senin (31/5/2021).

Marnan menyebut, hal ini ditemukan pada kasus seorang TKW nonprosedural berinisial AN, warga Desa Talaga Sari RT 006/003 Kec. Cikupa, Kab. Tangerang Banten (Fahrur Roži)