Empat Orang Pengedar Sabu Diringkus Sat Resnarkoba Polres Langsa

126

LANGSA (Aceh) Ketikberita.com | Satuan Reserse Narkoba Polres Langsa berhasil meringkus 4 (empat) orang tersangka tindak pidana terduga penyalahgunaan narkotika jenis sabu diwilayah hukum Polres Langsa.

Ke empat tersangka yaitu MR bin TR (33) warga Gp. Jawa Muka Kec. Langsa Kota, AS bin MN (29) warga Dsn Upaya Gp. Seuneubok Antara Kec. Langsa Timur, RD bin AR (26) warga Gp. Alue Pineung, Kec. Langsa Timur dan DV bin SB (39) warga Gp. Batee Puteh Kec. Langsa Lama.

Wakapolres Langsa Kompol Ickhsan, SH di dampingi Kasat Resnarkoba Polres Langsa IPTU Imam Azis Rachman, STK, SIK dan KBO Narkoba Polres Langsa IPTU Supardi menyampaikan saat Konferensi Pers di halaman Mapolres Langsa, Jum’at (6/8/2021),
adapun barang bukti yang berhasil kita amankan milik tsk 14 (empat belas) paket Sabu dengan berat keseluruhan 2,11 (dua koma sebelas) Gram. 1 (satu) unit timbangan digital warna silver. 3 (tiga) plastik tembus pandang. 1 (satu) sendok Sabu. 1 (satu) gunting. 1 (satu) masker warna hitam. 1 (satu) unit HP merk Vivo warna hitam. 1 (satu) unit HP merk Redmi warna biru. 1 (satu) unit Sepmor merk Honda Beat warna hitam hijau, No Pol BL 5416 FAC. 1 (satu) unit Sepmor merk Honda Beat warna hitam, No Pol BL 5061 FS dan Uang tunai sejumlah Rp. 385.000, (tiga ratus delapan puluh lima ribu rupiah).

Selanjutnya barang-bukti 1 (satu) paket besar Sabu yang terbungkus dalam kemasan teh merk Guanyinwang warna hijau dengan berat 1.063 (seribu enam puluh tiga) Gram. 1 (satu) ikat plastik tembus pandang. 1 (satu) unit HP merk Samsung warna hitam. 1 (satu) unit Sepmor merk Honda Scoopy warna hitam, No Pol BL 6580 FAE.

Lanjut Waka Polres, kronologisnya berawal Rabu (4/8/ 2021) sekira pkl. 02.00 WIB di pinggir jalan Gp. Kebun Lama Kec. Langsa Lama oleh anggota Sat Resnarkoba Polres Langsa melakukan penangkapan terhadap Tsk MR bin TN kemudian setelah di interogasi, Tsk tersebut dibawa ke sebuah rumah kos yang terletak di Lorong Kurnia Gp.PB Seuleumak Kec. Langsa Baro dan di dalam rumah diamankan Tsk inisial AS bin MN.

Saat dilakukan penggeledahan di dalam rumah ditemukan barang bukti 14 (empat belas) paket Narkotika jenis Sabu yang diakui adalah milik kedua orang Tsk yang di dapatkan dari temannya yang berinisial RD bin AR.

Selanjutnya dilakukan pengembangan sekira pkl. 05.00 WIB di dalam rumah yang terletak di Gp. Alue Pineung Kec. Langsa Timur, lanjut Waka Polres, diamankan 2 (dua) orang Tsk lainnya inisial RMD Bin AR dan DV bin SB. Saat dilakukan penggeledahan, di dalam jok Sepeda Motor milik DV bin SB ditemukan barang-bukti berupa 1 (satu) paket besar Narkotika jenis Sabu yang terbungkus dalam kemasan teh merk Guanyinwang warna hijau.

Berdasarkan pengakuan dari Tsk DV bin SB bahwa 1 (satu) paket besar sabu tersebut di dapatkan dari seorang laki-laki yang berinisial K (DPO) harga Rp. 400.000.000, (empat ratus juta rupiah) yang berdomisili di Kab. Aceh Utara dengan tujuan untuk di edarkan di wilayah Kota Langsa.

Selanjutnya keempat orang Tsk dan BB dibawa ke Mapolres Langsa guna di lakukan proses penyidikan lebih lanjut, sedangkan K (DPO) dalam proses penyelidikan Sat Resnarkoba Polres Langsa, imbuh Waka Polres.

Kasat Res Narkoba IPTU Imam Azis Rachman STK, SIK menambahkan masing-masing peran dari ketiga Tsk ini adalah Tsk MR bin TR berperan sebagai kurir Sabu yang bertugas mengantar paket kecil Sabu dari AS untuk di edarkan kepada pembeli di wilayah Kota Langsa.

Sedangkan Tsk AS bin MN berperan sebagai pengedar paket kecil Sabu yang di dapatkan dari RM bin AR untuk di edarkan kepada pembeli di wilayah Kota Langsa, dan RM bin AR bertindak sebagai pengedar/perantara dalam jual beli Sabu yang di dapatkan dari DV bin SB dan dijual kepada AS bin MN.

Sedangkan Tsk DV bin SB berperan sebagai pengedar paket besar Sabu yang di dapatkan dari K (DPO) di Kab. Aceh Utara untuk di edarkan di wilayah Kota Langsa.

Adapun modus operandi, Keempat orang Tsk tersebut di duga mengedarkan Narkotika jenis Sabu antar Kota/Kabupaten yaitu dari wilayah Kab. Aceh Utara untuk selanjutnya di edarkan di wilayah Kota Langsa, dan dapat dijelaskan bahwa Tsk DV bin SB merupakan residivis dalam kasus yang sama dan sebelumnya pada tahun 2017 ia pernah divonis oleh Pengadilan Negeri Langsa selama 1 tahun 10 bulan penjara.

Kini para tersangka dikenakan Pasal 112 ayat (2) Subs Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan pidana penjara seumur hidup atau paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun, tutup Kasat Resnarkoba. (AA)