DPRD Pertanyakan Tugu Ikan Gabus di Cipondoh

520

TANGERANG (Banten) ketikberita.com | Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Turidi Susanto mempertanyakan pembangunan tugu di kawasan Cipondoh yang berubah menjadi ikon ikan gabus.

Seperti diketahui, pembangunan tugu di Cipondoh yang menjadi ikon ikan gabus ini sempat menuai kritik. Sebab, sebelum menjadi gabus, ikon di tugu ini adalah kubah Masjid Al-Azhom.

Turidi mengaku kaget ketika mengetahui tugu di Cipondoh yang terletak di daerah pemilihannya (dapil)-nya tersebut berubah menjadi ikon ikan gabus.

“Ya saya juga baru tahu kalau itu gambar gabus,” katanya, Rabu, 4 Januari 2023.

Turidi mengatakan, dirinya akan mengecek secara langsung pembangunan tugu dengan ikon ikan gabus yang sudah hampir rampung tersebut.

“Nanti kita lihat kenapa kok gambar gabus,” ungkapnya.

Turidi pun menyatakan, pihaknya akan mempertanyakan berubahnya ikon di tugu Cipondoh ini kepada dinas terkait dalam hal ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang.

“Kalau dilihat dari estetika, saya kira ini perlu ditanyain sama dinas terkait,” jelasnya.

Turidi menyebut, dirinya tidak ingin berspekulasi lebih jauh terkait perubahan ikon tugu ini. Dia ingin mendalaminya terlebih dahulu terutama dengan memanggil dinas terkait.

Kata dia, bisa saja desain ikan gabus ini dijadikan ikon di tugu Cipondoh atas dasar masukan dari budayawan.

“Saya harus tahu juga historisnya gimana, kok kenapa ikonnya gabus. Jadi, saya akan koordinasikan dengan dinas terkait kok kenapa gambar gabus. Kan kita harus kroscek juga apakah usulan dari budayawan,” ungkapnya.

Meskipun demikian, Cipondoh dianggap tak memiliki nilai historis terkait ikan gabus. Ia menuturkan, historis Cipondoh adalah santri, karena banyaknya pondok pesantren di wilayah ini.

“Saya enggak tahu kalau Cipondoh gabus. Kalau Cipondoh daerah santri, banyak pondok pesantren, tapi kalau misalnya penghasil gabus segala macam saya enggak tahu,” paparnya. (Mir)

 

Artikulli paraprakSekda Kabupaten Nias Serahkan Bantuan Kepada Keluarga Korban Kebakaran
Artikulli tjetërDPRD Minta Pemkot Tangerang Terus Pantau Inflasi Daerah