DPRD Medan: Sertifikat Adipura Kategori Kota Metropolitan Bukti Komitmen Pemko Medan Dalam Memperbaiki Persoalan Kebersihan

261

MEDAN ketikberita.com | Anggota Komisi II DPRD Medan Syaiful Ramadhan menyampaikan apresiasi atas capaian Pemerintah Kota Medan dalam keseriusannya menjaga kebersihan atas diberikannya Sertifikat Adipura kategori Kota Metropolitan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI di Jakarta. Diterimanya Sertifikat Adipura kategori Kota Metropolitan harus menjadi motivasi untuk memboyong kembali Piala Adipura Kencana ke Kota Medan.

“Tentunya kita mengapresiasi atas penghargaan ini, penghargaan ini sekaligus menjadi bukti komitmen Pemko Medan dalam memperbaiki Kota Medan lebih baik dalam urusan kebersihan,” kata Syaiful saat ditanya wartawan, Rabu (01/03/2023).

DPRD Medan, kata Syaiful memiliki komitmen yang sama dalam persoalan kebersihan dan penataan Kota Medan. “Bagi kita di DPRD Medan tentunya akan terus memberikan dukungan terhadap program yang bertujuan memajukan Kota Medan terutama dalam urusan kebersihan,” kata politisi PKS ini.

Politisi Muda ini juga mengatakan, banyak yang perlu dibenahi dalam penataan kebersihan di Kota Medan, terutama terkait karakter dan kepedulian masyarakat dalam kebersihan. “Ketika komitmen Pemerintah sudah sangat baik dalam permasalahan kebersihan, kedepan karakter masyarakat yang mencintai lingkungannya harus terus ditumbuhkan sehingga tujuan bersama dalam menciptakan Kota Medan yang berish bisa dicapai,” katanya.

Dalam persoalan ini, Pemko Medan sesungguhnya sudah memiliki produk hukum yang jelas dalam pengelolaan sampah yang tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda). “Instrumen produk hukum juga perlu di maksimalkan penerapannya di masyarakat, buruknya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan bisa diakibatkan kurangnya pemahaman mereka terdahap aturan-aturan yang ada,” jelasnya.

Saat ditanya terkait, sistem sanitary landfill yang disebut menjadi salah satu instrumen meraih Piala Adipura Kencana, Syaiful Ramadhan menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung penerapan sistem tersebut. Hanya saja penerapan sistem sanitary landfill perlu persiapan yang matang dan terukur karena memerlukan anggaran serta sarana prasarana yang tidak sedikit.

“Sistem sanitary landfill ini bisa menjadi solusi Kota Medan yang merupakan kota besar dengan produksi sampah yang banyak. Sistem ini bisa menjadi target Pemerintah Kota Medan kedepan tentunya dengan perencanaan yang matang,” katanya.

Dengan jargon kolaborasi yang kerap disampaikan Wali Kota Medan, pihaknya optimis Kota Medan bisa mewujudkan Kota bersih kedepan, pungkasnya. (er)

Artikulli paraprakIrjen Pol Dadang Hartanto Terima SK Pengangkatan Guru Besar UMSU
Artikulli tjetërDapat Laporan Warga Sakit, Daniel Pinem Jeguk dan Memberikan Bantuan