Diet Digital, Perlukah Buatmu?

63

JAKARTA ketikberita.com | Diet digital atau tidak menghabiskan terlalu banyak waktu untuk menggunakan produk digital, terutama ponsel, mungkin akan sulit dilakukan di era sekarang. Apalagi pekerjaan saat ini hampir semua aktivitas, baik itu di pekerjaan, sekolah, hingga hiburan memerlukan akses internet melalui perangkat digital seperti smartphone, tablet, atau laptop.

Berdasarkan data Hootsuite berjudul “Digital 2021: The Latest Insights Into The State of Digital”, rata-rata orang Indonesia menghabiskan 3 jam 14 menit sehari untuk mengakses media sosial. Dari total populasi Indonesia yang diperkirakan sebanyak 274,9 juta jiwa, jumlah pengguna aktif media sosialnya mencapai 170 juta. Artinya, jumlah pengguna media sosial di Indonesia setara dengan 61,8 persen dari total populasi penduduk.

Indonesia juga tercatat dalam urutan 9 dari 10 besar negara dengan tingkat kecanduan penduduknya terhadap media sosial tertinggi di dunia. Smartphone masih menjadi perangkat andalan dari 168,5 juta orang Indonesia untuk mengakses media sosial, dengan penetrasi 99 persen. Sementara itu, pengguna internet di Indonesia pada awal tahun 2022 tercatat mencapai 204,7 juta dengan tingkat penetrasi mencapai 73,7 persen dari total populasi.

Aplikasi yang paling banyak digunakan adalah YouTube, WhatsApp, Instagram, Facebook, dan Twitter. Generasi muda saat ini, khususnya generasi milenial dan generasi Z, paling banyak menggunakan smartphone dalam kesehariannya. Merekalah yang memiliki tingkat keterpaparan digital paling tinggi dibanding generasi lainnya. Oleh karena itulah perlu untuk mengurangi ketergantungan terhadap perangkat digital, khususnya smartphone, dengan cara melakukan diet digital.

Sama seperti diet lainnya, melakukan diet digital itu tidak akan mudah. Kamu pasti akan memiliki beberapa keinginan digital. Dengan melakukan diet digital kamu bisa memperoleh sejumlah manfaat bagi organ tubuhmu. Lantas apa saja keuntungan yang bisa kamu lakukan dengan melakukan diet digital?

1. Menjaga kesehatan matamu. Menatap layar ponsel atau gadget sepanjang waktu akan membuat matamu lelah.
2. Mengistirahatkan otak. Untuk sesaat, kamu perlu logout dari akun-akun media sosial milikmu. Informasi yang berlebihan masuk di media sosial terkadang bisa membuat stres.
3. Gunakan waktu diet digital untuk tidur, tidur siang, atau bermeditasi. Hal ini membantu kamu untuk hadir lebih dekat dengan keluarga dan teman.
4. Manajemen waktu lebih baik. Kamu jadi dapat melakukan lebih banyak hal dan produktivitas kerja pastinya akan meningkat dengan pesat.

Bagaimana memulainya? Tampaknya sulit. Lebih dari sekadar kontrol, apabila kamu menggunakan smartphone OPPO maka telah ada fitur untuk membantumu melakukan diet digital. Caranya masuk ke menu [Settings] > [Digital Wellbeing & parental controls]. Di sini kamu akan memiliki opsi untuk:

1. Memutus sambungan internet /data di ponsel

– Dashboard memungkinkan pengaturan timer untuk sebagian besar aplikasi. Saat penghitung waktu aplikasi berakhir, aplikasi akan dijeda sepanjang hari.
– Bedtime Mode memungkinkan kamu untuk memutuskan sambungan dari ponsel dan menghindari gangguan saat tidur.
– Focus Mode memungkinkan kamu untuk menjeda aplikasi yang mengganggu saat kamu membutuhkan waktu untuk focus pada satu pekerjaan.

2. Mengurangi interupsi

– Manage Notifications. Kelola notifikasi agar tidak terlihat dan kamu tidak akan tergoda untuk membukanya begitu melihatnya di layar.
– Do Not Disturb. Fitur ini akan menonaktifkan peringatan audio dan getaran.
– Heads Up. Memberi peringatan buatmu untuk tetap melihat ke depan saat melangkah ketika kamu berjalan sembari membuka layar smartphone.

Fitur lengkap Digital Wellbeing tersedia mulai dari ColorOS 7 ke atas. Untuk memastikannya, silakan cek dari menu [Settings] > [About device] maka akan tertera ColorOS version yang digunakan ponsel OPPO milikmu. (r/red)