Diem-Diem Bae..Kegiatan Desa Lebak Kepuh, Minus Papan Informasi

474

SERANG (Banten) ketikberita.com | Kegiatan pengecoran jalan desa di Kampung Kepuh,Desa Lebak Kepuh,Kecamatan Lebak Wangi menggunakan cara site mix beton (manual) menuai banyak pertanyaan baik dari warga sekitar maupun para awak media.

Dari sisi keterbukaan informasi publik, pekerjaan ini tidak dilengkapi dengan papan informasi pekerjaan, atau yang lebih populer di sebut sebagai papan proyek,sulit bagi siapapun juga untuk mengetahui siapa pemilik kegiatan, berapa anggarannya, berapa volumenya, sumber anggarannya dari mana, berapa hari pelaksanaannya..?

Dari sisi kualitas pekerjaan,tampak keretakan terjadi di beberapa titik jalan yang usianya belum genap satu pekan ini.

Sangat layak jika dugaan kecurangan muncul,karena pekerjaan ini dari sisi informasinya saja tertutup bagi publik.

Melalui pesan whatsApp, Jalil Bendahara / TPK kegiatan pengecoran ,saat diminta waktunya untuk konfirmasi, dirinya berdalih sedang sibuk dan tidak dapat ditemui.

“Saat ini saya gak bisa ketemu karena lagi sibuk ,coba ke pak Kades aja karena segala sesuatunya tergantung kebijakan pak Kades,”Begitu pesan balasan Jalil.

Sekira pukul 11.00,Jumat 26/11/2021,awak media datangi kantor Desa Lebak Kepuh.
Kepala Desa Saepudin tidak ada di tempat, hanya ada staf Desa.

Saat di hubungi melalui nomor yang diberikan stafnya,Saepudin tidak merespon, hape dibiarkan berdering.

Dilain tempat, staf Desa yang namanya enggan disebutkan mengatakan,kegiatan pengecoran jalan bersumber dari Dana Desa.

Adapun soal papan proyek yang tidak terpasang pada lokasi kegiatan, Ia kurang paham karena dirinya tidak dilibatkan.

“Sumber anggarannya dari Dana Desa, informasi yang lainnya tanyakan langsung ke Kades dan Bendahara, karena saya tidak ikut berkecimpung,”Jelasnya.

“Sudah dua hari pekerjaannya (red-ngecor jalan) berhenti, gak tahu kenapa,”Ungkapnya.

Empat kali awak media monitoring ke lokasi pekerjaan, belum sekali pun bertemu dengan Kades dan TPKnya. (Tis)