Desa Gosong Telaga Barat Adakan Peringatan Dan Perayaan Maulid Nabi Dengan Lancar dan Aman

345

ACEH SINGKIL ketikberita.com | Warga Dusun Anak Laut Desa Gosong Telaga Barat Kecamatan Singkil Utara gelar Perayaan Maulid Nabi SAW dan sekaligus pembacaan shalawat Zikir Maulid Nabi (Sarafal Anam) di Mesjid Baitul Makmur, Senin (1/11/2021).

Uyung Syafi’i selaku Panitia acara maulid nabi mengatakan acara ini setiap setahun sekali diadakan dengan mengundang masyarakat dari dua desa yaitu Desa Suka Damai dan Desa Pemuka. Acara ini juga kami isi dengan pembacaan Shalawat Zikir Maulid atau sarafal Anam. dalam acara ini kami tetap mengikuti Protokol kesehatan (Prokes) dan Alhamdulillah kegiatan ini berjalan lancar dan aman sampai acara selesai. Tuturnya

Lanjut Uyung, acara ini dimulai dari pagi sampai dengan selesai. Ia juga menjelaskan Setelah pembacaan sarafal Anam berakhir para tamu undangan kami suguhi dengan menu makan siang ditutup dengan dulang, setelah makan siang berakhir para tamu undangan juga diberikan semacam oleh oleh untuk dibawa pulang ke rumah sebagai tanda telah mengikuti perayaan maulid nabi saw di desa kami ini. Ucapnya

Kemudian, perwakilan tamu undangan dari masyarakat dua desa Baduaman mengatakan kepada seluruh panitia mengucapkan terima kasih atas pelayanannya mulai dari pagi tadi sebelum acara kami disuguhi hidangan makanan dan minuman dan sampai selesainya pembacaan shalawat zikir maulid kami juga dijamu dengan makan siang ditambah lagi kami juga diberikan oleh oleh yang dipersiapkan oleh kaum ibu – ibu disini untuk kami bawa pulang ke rumah. Semoga kebaikan menjadi amalan kita diakhirat dan semoga Allah SWT yang membalasnya. Ujarnya

Untuk itu juga saya sampaikan kalaulah ada kesalahan kami dalam pembacaan sarafal Anam kalaulah ada kata – kata kami selama acara tadi yang menyinggung perasaan bapak – bapak panitia mohon diberi kemaafan yang namanya manusia tidak luput dari kesalahan dan dosa. Ucapnya

Saya berharap kedepan kepada Pemerintah dari tiga desa pembacaan shalawat sarafal Anam ditingkat lagi dan kalau bisa masukan dalam anggaran dana desa untuk tahun depan. agar budaya dan tradisi maulid nabi yang telah diturunkan sejak nenek moyang kita tempo dulu tetap bertahan sampai ke anak cucu. Pungkasnya. (R84)