Dandim 0117/Aceh Tamiang Ikuti Pengarahan Presiden RI Percepatan Pelaksanaan Vaksinasi Secara Virtual

62

ACEH TAMIANG ketikberita.com | Komandan Kodim 0117/Aceh Tamiang Letkol Cpn Yusuf Adi Puruhita bersama Unsur Forkopimda mengikuti acara Pengarahan Presiden Republik Indonesia terkait percepatan pelaksanaan vaksinasi di Aceh kepada para Kepala Daerah di 23 Kabupaten/Kota beserta para Unsur Forkopimda secara virtual bertempat di Ruang Kerja Bupati Aceh Tamiang Jln. Ir. H. Juanda Desa Bundar Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang. Jumat (16/09/2021).

Menyaksikan secara virtual, acara dimulai dengan laporan Gubernur Aceh Ir. H. Nova Iriansyah, M.T kepada Presiden RI Joko Widodo terkait penanganan dan pengendalian COVID-19 di Aceh dalam melaksanakan Protkes 3M dan 3T dan percepatan pelaksanaan vaksinasi.

Dilaporkan olehnya, trend lonjakan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 se- Aceh sampai dengan 15 September 2021 mencapai 36.320 kasus, yang dari jumlah tersebut sebanyak 29.168 orang sembuh dengan persentase 80,3%. Sementara itu sebanyak 5.421 orang dengan persentase 14,9% dalam perawatan dan meninggal sebanyak 1.731 orang.

“Pemerintah Aceh bersama dengan berbagi pihak khususnya para Unsur Forkopimda Kabupaten, TNI, Polri dan Kejaksaan terus mengupayakan berbagai tindakan prefentif guna menekan lonjakan kasus terkonfimasi positif COVID-19 di Aceh diantaranya melalui intruksi Gubernur Aceh No 19 tahun 2021”, tutur Nova.

Sementara itu, mengenai percepatan pelaksanaan vaksinasi, Nova menyebutkan realisasi jumlah penduduk yang sudah di vaksin tahap pertama sebanyak 848.076 orang, dan tahap kedua sebanyak 462.891 orang. Sementara vaksinasi tahap ke tiga dikhususkan bagi tenaga kesehatan dengan total 13.062 orang.

Diakhir laporannya Ia menyampaikan bahwa kemarin Pemerintah Aceh telah melaksanakan Rakor Percepatan Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 yang dipimpin oleh Sekda Aceh secara virtual dengan Bupati/Walikota se Aceh jajaran TNI/Polri seluruh instansi terkiat serta Kepala sekolah dan Dewan guru guna percepatan pelaksanaan vaksinasi bagi anak usia sekolah SMP, SMA, SMK dan sederajat.

“Insha Allah Kami akan mengejar target agar anak sekolah juga segera diselesaikan vaksinasinya”, begitu sebutnya.

Menanggapi laporan Gubernur, Joko Widodo dalam arahannya menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah harus melaporkan kondisi terkini perkembangan COVID-19 secara rill, sebab pandemi ini tidak dialami di Indonesia saja, di negara lain juga mengalami hal yang sama.

“Di Indonesia, kasus terkonfirmasi positif pernah berada di puncaknya pada awal februari 2021 sebanyak 12.800 kasus dan pada periode maret-april pernah turun sampai 2600 kasus harian”, terang presiden.

Menurut Presiden, turun dan naiknya kasus positif saat itu karena adanya mudik ditambah varian delta jenis baru dari COVID-19. pelaksanaan vaksinasi sangat berpengaruh besar terhadap kematian, dengan melakukan vaksinasi menghambat penyebaran kasus baru.

“Kita jangan lengah, kita tetap waspada, tugas kita semua agar serius menangani masalah COVID-19”, harap Presiden. (ABS)