Dampak Buruk Terhadap Anak-Anak Remaja Apabila Ketagihan Bermain Judi Online

443

ACEH SINGKIL ketikberita.com | Zaman semakin canggih apalagi semenjak diciptakan telepon genggam atau disebut juga dengan handphone sehingga memudahkan para penggunanya untuk berkomunikasi dengan jarak jauh. Senin, 9 Februari 2021.

‌Disamping ada efek positif dari handphone tersebut ada juga menimbulkan efek negatif apalagi saat sekarang ini maraknya anak – anak para remaja bermain judi online melalui handphone tersebut.

Dalam pantauan awak media dilapangan hampir disetiap warung – warung atau cafe – cafe dikerumuni oleh anak – anak remaja bahkan sampai tingkat dewasa yang gemar bermain judi online. Hal ini dapat menimbulkan efek negatif pada diri anak – remaja tersebut.

‌Atas permasalahan ini, Al – Ustad Junaidi pengasuh pondok pesantren Darul Irsyad Desa Suka Damai Kecamatan Singkil, saat dikonfirmasi melalui via whatsapp mengatakan Ditinjau pandangan agama Islam bermain judi sangat dilarang mutlak oleh ajaran Islam karena bertentangan dalam surah Al – Maidah ayat 90

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْأَنْصَابُ وَالْأَزْلَامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“Sesungguhnya (minuman) khamar (arak/memabukkan), berjudi (berkurban untuk) berhala, dan mengundi nasib dengan panah adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka, jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.” (QS al-Maidah: 90).

Ayat tersebut dijelaskan perbuatan judi adalah perbuatan setan yang bisa menimbulkan kemungkaran. Efek negatifnya bermain judi terhadap anak – anak remaja adalah tertawa berlebihan, sedih berlebihan malas belajar, malas beribadah dan berperilaku buruk. Ucapnya.

‌Kemudian, secara terpisah Ketua Umum Forum Jurnalis Aceh Singkil (FORJASI) juga angkat bicara tentang maraknya judi online ia mengatakan Dampak-dampak negatif bermain game online ini dapat mempengaruhi berbagai aspek mulai dari sisi biologi, psikologi, fisik, sosial, dan fungsi otak.

Pertama, secara aspek biologi kecanduan ini dapat merusak fungsi kognitif. seperti malas melakukan kegiatan seperti mandi.

Kedua, daya ingat dan konsentrasi bisa menurun. Secara psikologi ada gangguan depresi, ide untuk bunuh diri, dan gangguan tidur yang terjadi sebagai dampak dari kecanduan permainan tersebut.

Ketiga, dampak Secara fisik ada obesitas karena setiap harinya hanya duduk saja dan tidak ada kegiatan fisik atau bahkan malnutrisi karena mereka cenderung makan makanan instan seperti mie instan atau makanan ringan yang tidak bergizi.”

Keempat, dampak secara sosial ada agresivitas. Anak-anak yang kecanduan bermain judi online rentan untuk meniru atau mempraktikan kejadian dalam permainan ke kehidupan nyata.Misalnya anak menjadi pemarah dan mengeluarkan kata yang tidak pantas saat dimarahi orangtua.

Kelima, Dampak pada fungsi otak Ketika seorang anak atau remaja mengalami kecanduan internet maka ada area-area otak yang rusak. ketika rusak, maka seorang anak atau remaja tidak bisa lagi mengendalikan perilaku bermain internetnya.”

Terakhir, Sahirudin menghimbau kepada seluruh orang tua agar lebih perhatian lagi kepada anaknya dan mengontrol anak – anaknya setiap setiap melakukan kegiatan karena mereka adalah generasi penerus negara ini untuk dimasa depan, Tutupnya. (R84)