Camat Kronjo Minta Satpol PP Untuk Menindak Tegas Oknum Pengusaha Galian Tanah

173

KAB TANGERANG (Banten) ketikberita.com | Maraknya galian tanah ilegal di wilayah Kecamatan Kronjo, Camat Kronjo layangkan surat laporan pada Satpol PP Kabupaten Tangerang, Senin (19/07/2021).

Dalam surat yang dilayangkan Camat Kronjo, H.Tibi M.MPd, M.Si, disebutkan Oknum Oknum Pengusaha galian tanah yaitu inisial FK, RD dan sebelumya DM.

FK, RD, dan DM selama ini terkesan membandel dan tidak menggubris teguran lisan Camat melalui Pihak Trantib Kecamatan Kronjo, bahkan membuat fitnah telah setor sejumlah uang untuk Camat.

Dengan tegas Camat Kronjo langsung membantah dan melayangkan surat ke Kasat Satpol PP dengan tembusan pada Bupati Tangerang, Kapolsek Kronjo dan Danramil 08/Kronjo yang isi nya laporan dan memohon bantuan untuk menindak tegas para oknum pengusaha galian sesuai per undangan undangan.

Melalui via WhatsApp Camat Kronjo juga mempertegas “Kami tidak mengizinkan adanya galian tanah dan siapa bos yang memfitnah kami telah menerima uang?, silahkan bos bos galian itu menghadap saya, saya sudah laporkan pada Kasat Satpol PP untuk segera ditindak” tuturnya.

Menangggapi hal ini, Fahrur Rozi selaku Kabid Analisa dan Kajian DPD NGO Pemantau Kinerja Aparatur Negara PN Banten dalam keterangan PERS nya menyampaikan.

“Awalnya saya di Undang Kades Bakung yang saat ini telah menjadi mantan (Suandana-red), beliau menentang keras adanya kegiatan galian tanah di Kp Cimentul Bakung akan tetapi Oknum Oknum Pengusaha kerap melakukan pembangkangan, begitu juga kepada para petugas Trantib dari Kecamatan Kronjo, sikap oknum oknum pengusaha galian tanah ini kerap membandel, Camat Kronjo sudah meminta bantuan Kasat Pol PP Kab Tangerang, ya saya perhatikan juga memang kerap buka tutup, tutup kalau di razia, tiga pekan ini terang terangan beroperasi , ya seakan tidak mengganggap adanya Camat dan Trantib, saya juga sudah pernah ingatkan tp mereka (FK, RD, dan DM – red) seperti nya sudah merasa kebal hukum “tuturnya

Lebih lanjut Fahrur Rozi mengatakan “FK berkegiatan di Kp Cimentul Bakung, RD dan DM di Desa Blukbuk, ketiga titik lokasi berada di Wilayah Kecamatan Kronjo Kabupaten Tangerang, barusan saya komunikasi dengan Pak Camat Kronjo, dalam waktu dekat akan dilakukan penertiban, bila terjadi kerusakan lingkungan ekosistem maka UUPLH 32 Tahun 2009 dapat dipergunakan APH”terangnya. (Tim)