Camat dan Komisi D DPRK Subulussalam Lakukan Terobosan Baru Jadi Pembina Upacara Di Sekolah

212

SUBULUSSALAM ketikberita.com | Camat secara serentak menjadi Pembina upacara di sekolah di masing-masing wilayah Kecamatan mereka tugas, hal ini adalah sebuah gebarakan baru para Camat lakukan sebagai Pembina upacara di sekolah sekolah, yang sebelumnya belum pernah dilakukan, senin (16/12/2019).

Bukan hanya Camat tapi Komisi D DPR Kota Subulussalam yang membidang Pendidikan juga turut melakukan hal serupa menjadi Pembina Upacara, dengan tujuan agar dunia Pendidikan di kota Subulussalam dapat meningkatkan disiplin juga tentang kemajuan Pendidikan sekaligus peningkatan mutu.

Menurut ketua MPD Jaminuddin B, kepada media ini mengatakan, bahwa
Camat Simpang Kiri “Rahmayani Sari Munthe, S.STP” menjadi Pembina Upacara di SMP 1 Simpang Kiri, Camat Rundeng “Irwan Faisal, SH” di SMA 1 Rundeng, Camat Longkib “Makmur, S.Pd” di SMP 1 Longkib, Camat Sultan Daulat “Rahmat Fadly, SP” di SMA 1 Sultan Daulat dan Camat Penanggalan “Baginda Maju, SE” di MAN 1 Subulussalam, seterusnya untuk Wakil Ketua Komisi D DPRK “Dedi” di MTsN 1 Subulussalam serta anggota komisi D DPRK “Jefri Husni Munthe, SE”di SD 1 Subulussalam.

Secara serentak para Camat dan anggota komisi D DPRK mengangkat thema “Subulussalam menuju disiplin dan bermutu”, dalam amanah para pembina upacara menyampaikan point demi point diantaranya :

1. Disiplin guru menjadi salah satu tolak ukur kemajuan pendidikan karenanya guru-guru diharapkan lebih meningkatkan lagi disiplinnya.

2. Menjadikan guru sebagai suri tauladan yang betul-betul sebagai contoh.

3. Guru-guru harus inovatif, kreatif dan selalu membaca informasi-informasi pendidikan agar tidak tertinggal dengan informasi pembelajaran dan sudah saatnya guru-guru menguasai sistem pembelajaran multi media “minimal word, excell dan power point” karena kedepan guru semua mengajar menggunakan infokus, dan harus menguasai Computer.

4. Terhadap anak-anak didik teruslah belajar dengan semangat, disiplin harus tinggi tidak boleh bolos, tinggalkan narkoba dan miras dan tidak boleh merokok jadilah berprestasi jadilah orang cerdas agar para generasi kami lebih hebat dari kami untuk masa yang akan datang tutur camat dan anggota DPR tersebut.

5. Urusan pendidikan kita harus bergotong royong semua komponen masyarakat harus mellek terhadap dunia pendidikan jika ada anak sekolah bolos di luar jam sekolah masyarakat juga di himbau untuk ikut menegur dan menyurus ke sekolah serta kegiatan masyarakat sekali-kali buatlah di sekolah agar sekolah menyatu dengan masyarakat.

Setelah selesai upacara para Camat dan Anggota Komisi D DPRK diskusi dengan Kepala Sekolah dan para guru-guru terkait sekolah di masing-masing dan berpesan agar ada kerjasama antara sekolah dengan kecamatan dan komisi D DPRK dalam menyongsong peningkatan kuslitas mutu pendidikan, dikota Subulussalam,tutur Jaminuddin mengakhiri konfirmasinya.(J,Saran)