Buka Rakor Pengendalian Perencanaan dan Pelaksanaan Pembangunan Daerah, Wali Kota Medan Tekankan Jangan Ada Silpa Ditahun 2022

390

MEDAN ketikberita.com | Wali Kota Medan, Bobby Nasution menekankan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar dapat merealisasikan kegiatan yang telah disepakati di tahun 2022 secepatnya sehingga serapan anggaran di tahun ini dapat berjalan secara optimal dan tidak ada lagi silpa ditahun 2022.

Penekanan ini disampaikan Bobby Nasution ketika membuka rapat kerja koordinasi pengendalian perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah tahun 2022 di Hotel City Hall, Rabu (19/1).

Rakor yang juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Medan, H. Aulia Rachman, Sekda Kota Medan, Wiriya Alrahman, para Asisten dan Staf Ahli, pimpinan OPD dan Camat serta Lurah ini mengangkat tema akselerasi pemulihan ekonomi kota melalui pengembangan ekonomi lokal, pemberdayaan sosial, pelayanan Dasar dan pembangunan infrastruktur menuju Medan Berkah, Maju dan Kondusif.

Wali Kota Medan, Bobby Nasution dalam sambutanya mengatakan tahun 2021 sudah dilalui secara bersama-sama dalam berbagai kondisi dan tantangan. Ditahun tersebut banyak capaian yang sudah diraih namun tetap harus ada koreksi agar dapat mengoptimalkan perencanaan di tahun 2022. Bobby Nasution tidak ingin di tahun 2022 silpa Pemko Medan tinggi, oleh sebab itu kegiatan yang sudah di sepakati harus terlaksana jangan sampai OPD tidak merealisasikan kegiatanya.

“Namun sampai saat ini apa yang sudah ditargetkan belum tercapai, seharusnya ini menjadi pembelajaran bagaimana kita menggunakan anggaran untuk mempercepat laju ekonomi.”kata Bobby Nasution.

Bobby Nasution juga menyoroti penggunaan dana Kelurahan yang masih belum optimal. Padahal anggaran dana kelurahan tersebut sangat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

“Penggunaan dana kelurahan ini harus efektif karena sangat dekat dirasakan masayarakat, oleh sebab itu gunakan dana kelurahan ini dengan secepatnya.”tegas Bobby Nasution.

Bobby Nasution juga menyebutkan lima Kelurahan yang penggunaan dana kelurahan masih sangat rendah diantaranya yakni Kelurahan Sei Rengas II, Kelurahan Kota Matsum IV, Kelurahan Suka Ramai II, Kelurahan Sei Putih Timur I dan Kelurahan Tegal Sari I.

Tidak hanya dana kelurahan saja yang menjadi sorotan, Bobby Nasution juga memberikan penekanan kepada OPD agar secepatnya melakukan tender sehingga pengerjaan kegiatan dapat segera dilakukan.

“Bagi OPD yang melakukan tender agar cepat dilakukan, penggunaan anggaran tahun ini saya minta realisasinya harus baik, karena ini yang dapat mendorong ekonomi masyarakat”pesan Bobby Nasution. (er)