BI Sumut Siapkan Rp 2,9 Triliun Uang Kartal Jelang Natal dan Tahun Baru

152

MEDAN ketikberita.com | Bank Indonesia wilayah Sumatera Utara menyiapkan sebanyak Rp2,9 triliun uang kartal untuk kebutuhan masyarakat selama periode perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021-2022 di Sumatera Utara.

Soekowardojo mengatakan, kegiatan penukaran ini merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan BI Perwakilan Sumut setiap hari besar keagamaan. Tujuannya untuk memastikan ketersediaan uang rupiah yang layak edar di masyarakat, dengan tetap mempertimbangkan kondisi kebijakan pemerintah terkini terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat atas uang kartal, Bank Indonesia telah mengestimasi kebutuhan perbankan di KPW Bank Indonesia Sumatera Utara pada periode Nataru 2021 sebesar Rp2,9 triliun,” ujar Soekowardojo, Senin (13/12/2021).

Total realisasi penyaluran uang kartal sampai 10 Desember 2021, kata Soekowardojo, sudah sebesar Rp1,2 triliun (41%) dari total estimasi kebutuhan Nataru 2021. Sisa kebutuhan perbankan akan dibayarkan sampai dengan 27 Desember 2021.

Selain itu, kebutuhan uang kartal untuk periode Nataru juga dilaksanakan melalui kantor kas titipan KPw Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara di BRI Kabanjahe, dengan total outflow sampai 10 Desember 2021 sebesar Rp22,4 miliar.

Seiring dengan penurunan level PPKM di kota Medan sejak September 2021, Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara kembali membuka keran penukaran secara wholesale kepada BPR dan BPRS di Kota Medan yang tergabung dalam Perbarindo Sumut.

“Kami BI berterimakasih dan terbantu dengan hadirnya Perbarindo dalam hal penukaran uang kecil (UPK) untuk disalurkan ke masyarakat yang membutuhkan UPK pada saat hari besar keagamaan seperti menjelang Nataru 2021 ini,” ujar Soekowardojo.

Sementara itu, Ketua Perbarindo Sumut, Hardey Sabar juga menyampaikan terimakasih kepada BI Sumut yang telah memberikan kesempatan kepada BPR dan BPRS yang tergabung dalam Perbarindo Sumut untuk melakukan penukaran UPK menjelang Nataru 2021.

“Kami sebenarnya ada 54 anggota BPR/BPRS, namun yang hadir sebanyak 24 BPR dan 1 BPRS. Dan untuk penukaran kali ini sebanyak Rp6.614.800.000 yang nantinya akan kami salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” tutupnya. (red)