Berpotensi Menimbulkan Klaster Baru Penyebaran Covid-19 Jarang Kepang Di Tg Morawa Di Bubarkan

288

DELI SERDANG (Sumut) ketikberita.com | Dinilai melanggar protokol kesehatan karena menimbulkan kerumunan massa, pertunjukan jarang kepang di Desa Limau Manis Gang Sepakat, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, dibubarkan, Minggu malam 21 Feb 2021.

Saat di konfirmasi Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Sawangin Manurung SH mengatakan, pembubaran acara jarang kepang yang dilakukan pihaknya demi kebaikan bersama dalam melindungi warga agar penularan COVID-19 l tidak semakin meluas.

“Kegiatan tersebut dikhawatirkan berpotensi menimbulkan klaster baru penyebaran virus Corona. Karena penonton jarang kepang mencapai 180 orang. Oleh karena itu, Tim Satgas Covid-19 Tanjung Morawa langsung membubarkan kerumunan massa,” ujar Sawangin, Senin (22/2/2021).

Sawangin menegaskan, pihaknya akan melakukan aksi serupa jika masih ada pelanggaran. Terlebih acara yang tidak mengantongi izin dan tidak menerapkan protokol kesehatan COVID-19 sesuai anjuran pemerintah Kabupaten Deli Serdang.

“Kami tidak akan pandang bulu, siapa pun itu kalau melanggar akan ditindak tegas,” tegas

mantan Kanit Lantas Polsek Percut Sei Tuan ini.

Sawangin menambahkan, proses pembubaran berlangsung tertib dan aman karena dilakukan secara persuasif. Tuan rumah juga mengakui tidak menaati imbauan pemerintah.

“Masyarakat di Tanjung Morawa diminta tidak berkumpul yang memicu terjadinya kerumunan,” pungkasnya. (Benny)