Home / Ketik Berita / Provinsi / Sumatera Utara / Berkah ekonomi, warga sekitar Gebyar Pesta Rakyat – Pasar Malam, Lapangan Pondok Batu, Pulau Rakyat, mendulang Rejeki Dadakan

Berkah ekonomi, warga sekitar Gebyar Pesta Rakyat – Pasar Malam, Lapangan Pondok Batu, Pulau Rakyat, mendulang Rejeki Dadakan

ASAHAN (Sumut) ketikberita.com | Pagelaran Pasar Malam Modern, dengan tema “Gebyar Pesta Rakyat”, di Lapangan sepak bola, Afdeling I Pondok Batu, PTPN IV Regional II Kebun Pulu Raja, sejak beroperasi pada 6 Desember 2025 lalu, tiap malam padat pengunjung.

Dengan lokasi yang luas dan strategis, tepat berada di pinggir jalan lintas sigura gura, Desa Manis Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Pasar Malam Modern, yang dikelola L – NA 70 ini, sangat diminati warga, khususnya masyarakat Asahan Atas.

Dengan Pentas Musik yang megah serta menampilkan beragam wahana (bianglala, komedi putar, kora kora perahu, dan wahana lainnya ) ditambah sejumlah pagelaran seni daerah, “kuda kepang” dan artis lokal viral setingkat “Wanna bee’ telah hadir mengisi panggung acara, yang telah memanjakan minat penonton serta menghibur pengunjung.

Pantauan kru media ini (31/12), acara puncak Gebyar Pesta Rakyat itu, berlangsung pada malam tahun baru 2026, panggung hiburan cukup meriah, dan lonjakan pengunjung, terutama kalangan remaja dan anak muda, diperkirakan ribuan orang memadati area panggung, dan pada 1 Januari 2026, pengunjung di manjakan dengan hiburan pesta rakyat yang sesungguhnya.

Teks Foto : Pagelaran Seni Budaya Jawa, Kuda lumping “Turonggo Satrio Budoyo” turut mengisi panggung, menghibur warga pada 1 Januari 2026, padat pengunjung.

Kelompok seni tradisionil Jaranan “Turonggo Satrio Budoyo” hadir mengisi panggung hiburan pasar malam pondok batu, yang menonjolkan seni budaya tradisionil daerah, terbukti dari banyaknya pengunjung, acara itu, cukup diminati banyak kalangan masyarakat,

“Turonggo Satrio Budoyo” merupakan kelompok atau grup kesenian Jaranan atau lebih dikenal ‘Kuda Lumping’ yang memadukan unsur budaya Jawa (seperti nama ‘Turonggo’ bahasa Jawa artinya kuda), dengan budaya lokal, Satrio Budoyo: ‘Satrio’ berarti kesatria atau pahlawan, ‘Budoyo’ berarti budaya, menunjukkan tujuan grup tersebut untuk melestarikan budaya.

Dikutip dari akun media sosial Facebook ” Turonggo Satrio Budoyo” sejak 4 hari lalu (28/12), telah memposting statusnya ” untuk rencana mengisi panggung Gebyar Pesta Rakyat itu,

“Welcome Pulo Raja, jangan lupa ya, ayo Ramekan Lurr…, Monggo guyub bareng 😊. ” di sematkan konten Video AI, virall dengan jumlah tayangan hingga 2.2 ribu kali.

Tak ayal, ramainya pengunjung, Gebyar Pesta Rakyat itu, setiap malam, telah membawa dampak income ekonomi bagi warga sekitar yang kreatif, , khususnya kalangan pedagang kuliner (makanan dan minuman) hingga jasa parkir bagi kenderaan pengunjung, mendulang berkah rezeki dadakan.

Salah seorang warga sekitar, bernama Andi yang menerima jasa parkir kendaraan, mengaku mendapat berkah rezeki dadakan dari jasa parkirnya.

“Sejak dibukanya pasar malam ini, kami warga sekitar turut mendapatkan penghasilan tambahan, setiap malam pengunjungnya ramai, dan lokasi parkir yang kami buat, turut menjadi fasilitas kenyamanan bagi pengunjung, ungkap Andi.

Disisi lain, Yusni (pedagang kuliner makanan) di lokasi, dalam keterangannya saat dikonfirmasi wartawan (31/12), mengatakan, bersyukur beroperasinya Pasar malam modern ini, ramai pengunjung, hingga kami sebagai pedagang makanan, turut mendapatkan berkah rezeki dadakan, ” selama sebulan beroperasinya Pasar malam ini, kami beserta pedagang lainnya, turut kecipratan rejeki dadakan. Ramainya pengunjung, jualan kamipun laku, kenang Yusni.

Terpisah, terkait pro – kontra, pinjam pakai Lapangan Sepak Bola, Afdeling I untuk kegiatan Pasar Malam Modern itu, Ketua Serikat Pekerja Perkebunan (SPBun) PTPN IV Regional II, basis Kebun Pulu Raja, Anto, menjawab konfirmasi wartawan, Menyebutkan, pihaknya memfasilitasi permohonan dari pengelola Pasar Malam L NA 70 bersama pemerintah Desa Manis, kepada manajemen kebun, selama 1 bulan.

” Pengelola Pasar Malam bersama pemerintah Desa Manis, membuat permohonan pinjam pakai Lapangan Sepak Bola Afdeling I, untuk acara Gebyar Pesta Rakyat – Pasar Malam, terhitung 6 Desember 2025 – 6 Januari 2026, sekaligus hiburan bagi warga dalam menyambut momentum Tahun baru 2026″, pungkas Anto. (KBM).