Banyak Jalan Berlobang-Lobang, Ini Tanggapan Dewan

158

MEDAN ketikberita.com | Meski baru beberapa bulan dipatching, ruas jalan Luku I, Kelurahan Kuala Bekala, Kecamatan Medan Johor kembali berlobang-lobang dengan kedalaman sekira 30 centimeter. Bahkan lebih dalam lagi.

Dampak dari jalan yang merupakan salah satu akses menuju taman hewan tersebut, tidak hanya membuat kemacatan di kawasan tersebut saat warga berangkat kerja, anak-anak pulang- pergi sekolah, kuliah.

Di malam hari jika hujan turun, lobang yang digenangi air pasti membahayakan jiwa dan keselamatan warga yang melintas di sana. Bahkan sudah memakan korban warga jatuh di jalan yang berlobang tersebut.

Seperti yang dikeluhkan warga Jalan Pintu Air, Kelurahan Kuala Bekala, S Simbolon. Karena jalan di Jalan Luku 1 itu berlobang cukup besar dan dalam, bertepatan malam itu hujan deras, tidak ada penerangan jalan. Ia tidak bisa mengelak dari lobang yang sudah tergenang air itu. Akhirnya dia jatuh dari sepeda motor yang dikendarainya dan terluka.

Muvida warga Jalan Pintu Air juga mengeluhkan banyaknya lobang yang lumayan dalam di Jalan Luku 1, tepatnya di simpang jalan menuju kantor Lurah Kuala Bekala.

“Setiap pagi pasti macat di jalan itu. Karena pengendara sepeda motor lainnya maupun mobil harus berjalan lambat untuk menghindari lobang-lobang yang dalam itu. Apalagi kalau hujan turun. Makin macat panjanglah,” kata Muvida, Senin (13/3) yang setiap hari mengantarkan anaknya sekolah.

Menurutnya, jalan itu pernah dipatching beberapa bulan lalu, bahkan diaspal. Hanya saja aspalnya sangat tipis. Sementara truk, bus melintas di kawasan itu menuju dan keluar Simalingkar B. “Baru sekira tiga bulanan diaspal, sekarang sudah rusak lagi. Bahkan lobangnya makin banyak dan makin dalam,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi IV DPRD Medan Daniel Pinem (foto) mengutarakan tahun 2023 ini, jalan tersebut agar segera dikelarkan oleh Dinas PU. Sebab, jalan tersebut memang masuk dalam program perbaikan di Dinas PU. Beberapa waktu lalu Jalan Luku 1 itu memang dipatching sekira 3 bulan lalu, namun sudah hancur lagi, tidak selayaknya seperti itu.

“Tapi karena jalan itu akan diaspal tahun 2023 ini secara keseluruhan, seperti yang kita dengar, kita mengharapkan Dinas PU segera merealisasikan pengaspalan jalan tersebut,” kata Daniel.

Jadi, lanjut Daniel, karena jalan itu akan diaspal secara keseluruhan, namun saya tidak tahu berapa kilometer yang akan diaspal, tapi sepanjang Jalan Luku hingga ke taman hewan barangkali akan diaspal, Kkta imbau pada Pemko agar segera realisasikan program yang sudah disepakati di RAPBD 2023 kemarin, di akhir 2022. “Jangan menunggu sampai akhir tahun, sehingga nanti kualitas kerja itu tidak terjamin, karena diburu waktu. Kita harapkan dari semester pertama ini silahkan diaspal,” tegasnya. (er)