Babinpotdirga Blusukan Sukseskan Serbuan Vaksinasi TNI AU

159

MANADO (Sulut) ketikberita.com | Bintara Pembina Potensi Dirgantara (Babinpotdirga) Lanud Sam Ratulangi blusukan ke sekolah-sekolah Sulut untuk mensukseskan serbuan vaksinasi. Tampak antrian murid-murid sekolah saat menerima vaksin di SD Inpres 02 Paniki Bawah, Selasa (11/01/2022).

Koordinasi dan konfirmasi yang intens digalakkan oleh tiga serangkai Babinpotdirga Lanud Sam Ratulangi akhirnya membuahkan hasil. Peltu DjokoTri Suryono, Serka Marsoni Roith Songa dan Serda Mirjan Latif, sejak awal tahun 2022 ini berhasil menjalin kerjasama dengan beberapa pihak sekolah dan hal ini tetap tekun dilakukan.

Tidak hanya sampai disitu, bahkan masyarakat umum yang belum di vaksin. Ramai-ramai mendatangi tempat diselenggarakannya Serbuan Vaksinasi oleh TNI AU, di lingkungan kompleks sekolah. Efektivitas komunikasi dengan pihak sekolah, secara tidak langsung menyentuh pihak orangtua untuk turut berpartisipasi.

Tim Vaksinator RS TNI AU Tkt IV Lanud Sam Ratulangi dipimpin Lettu Kes drg. Christi Mario Nesa, M.Kes., telah bekerja ekstra keras. Bekerja sama dengan Binpotdirga Lanud Sam Ratulangi.

Koordinator Serbuan Vaksinasi Kolonel Pasukan Paulus P, sehari sebelum pelaksanaan telah memberikan instruksi pembagian tugas. Rencana giat serbuan vaksin, yang melibatkan perwira Lanud Sam Ratulangi. Yakni, Sesrumkit RS TNI AU, Kasiyanpers, Kasifasint, Dansatpom, Kasenkom, Vaksinator serta Babinpotdirga. Perwira-perwira ini saling mendukung dan bekerja bersama-sama untuk keberhasilan pelaksanaan Serbuan Vaksinasi awal tahun 2022.

Sempat digelar kembali di Gedung Balai Prajurit, dan Rumah Sakit Lanud Sam Ratulangi, Serbuan Vaksinasi kembali gencar dilaksanakan di beberapa sekolah. Yakni, SD GMIM 49 Manado, SD Inpres Kaiwatu, SD Inpres 02 Paniki Bawah.

Esoknya Rabu (12/01/2022) dijadwalkan agenda, mendatangi target 150 siswa di SD GMIM 10 Sosonopan dan SD GMIM 48 Mapanget.

Geraldi siswa kelas 6 SD mengatakan senang menerima vaksin. “Saya datang sendiri atas kemauan sendiri untuk menerima vaksin, dapat vaksin pertama. Tidak ada yang menyuruh. Ingin mo ba vaksin. Yang kase tau ada vaksinasi adalah ibu guru”, ujar Geraldi gembira sambil menunjukkan surat vaksinnya. (PenLanudSri Manado)