Arjuna Sembiring : Kita Harus Siap Melakukan Pencegahan Bencana

34

MEDAN ketikberita.com | Menurut Unervisity Of Wisconsin tentang Managemen Bencana adalah ” Serangkaian Kegiatan yang di Desain untuk mengendalikan situasi Bencana dan Darurat untuk mempersiapkan Kerangka untuk membantu untuk orang yang Renta bencana untuk menghindari, atau mengatasi dampak Bencana tersebut.”

Justru itu kita harus siap dengan tanggap melaksanakan pencegahan bencana. Karena Bencana itu sangatlah punya resiko tinggi jika kita masyarakat tidak siap menanggapinya. Makanya kita melakukan Sosialisasi bagaimana pengenalan dalam bahayanya, bagaimana supaya masyarakat paham akan terjadi bencana.

Mengingat masyarakat juga mengalami Bencana itu juga, jadi masyarakat akan mengenal bahayanya akan datangnya bencana dan selalu cepat tanggap bagaimana caranya menanggulanginya. Dan sekaligus juga masyarakat akan bisa mengambil tindakan yang mereka akan kita didik juga untuk mengurangi resikonya.

Supaya resikonya tidak menjadi besar dan korban pun tidak banyak berjatuhan, makanya Kita melaksanakan Sosialisasi Penanggulangan Bencana mengundang 5 Kecamatan di Hotel Garuda.

Hal tersebut diungkapkan Kąpała BPBD Kota Medan Arjuna Sembiring usai memberikan Pidato Sosialisasi Pengenalan Bahaya Dań Resiko Bencana Terhadap Masyarakat.

Lanjut Arjuna kita masyarakat harus tau tentang apa sebenarnya Bencana itu. Bencana itu adalah Peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dań mengganggu kehidupan dań penghidupan masyarakat, yang disebabkan oleh baik faktor alam dan faktor non alam maupun manusia.

Sehingga mengakibatkan timbulnya Korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda dan dampak psikologis. Yang sudah tertuang pada Pasal 24 tahun tentang Bencana Alam, Bencana Non Alam dan Bencana Sosial.

Sambung Arjuna ada 3 disebabkan terjadinya Bencana. 1. Bencana Alam adalah : Suatu Peristiwa yang Mengakibatkan dampak besar bagi bagi Populasi Manusia. Bencana Alam disebabkan oleh faktor alam seperti Banjir, Letusan Gunung Berapi, Gempa Bumi, Tsunami, Tanah Longsor, Badai, Salju, Kekeringan, Hujan Es, Gelombang Panas, Angin Topan dan Kebakaran Liar. 2. Bencana Non Alam adalah : Bencana yang diakibatkan Peristiwa atau Rangkaian Peristiwa Non Alam seperti Wabah Penyakit, Epidemic, Gagal Tehnonogi, Gagal Modernisasi, Dll. 3. Bencana Sosial adalah Bencana yang diakibatkan oleh Peristiwa atau rangkaian Peristiwa oleh Manusia, seperti Terorisme, Kerusuhan, Eksodan, Konflik Sosial antar Kelompok atau antar Komunitas.

Sambung Arjuna kita juga harus mengenal Managemen Bencana, karena Managemen Bencana ini ada di Pasal 24 Tahun 2007. Managemen Bencana adalah Suatu Proses Dinamis, berlanjut dan Terpadu untuk meningkatkan Kwalitas langkah-langkah yang berhubungan dengan Observasi dengan Analisis Bencana, serta Pencegahan, Mitigasi, Kesiapsiagaan, peringatan dini, Penanganan darurat, Rehabilitasi, Dan Rekonstruksi Bencana.

Jadi kita sebagai masyarakat harus bekerjsama ketika datangnya Bencana, berilah bantuan materi dan tenaga demi kita selamatkan nyawa manusia, janganlah kita selalu cuek ketika datang bencana, apalagi sudahlah tidak kerja atau membantu, justru banyak memgatur dan merepet. (Dewa S.Sos)