Antisipasi Penyebaran Covid-19 Di Sekolah, Bobby Nasution Imbau Orang Tua Bawa Anak Vaksin

132

MEDAN ketikberita.com | Menyikapi peningkatan kasus Covid-19 sehingga membawa Kota Medan kembali masuk Level III Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Pemko Medan terus gencar melakukan vaksinasi guna percepatan terwujudnya herd immunity, khususnya pada anak usia 6 – 11 tahun. Terkait itu Wali Kota Medan Bobby Nasution mengimbau orang tua untuk membawa anaknya vaksinasi agar terhindar dari penyebaran Covid-19.

“Dampak vaksinasi ini cukup besar agar kita terhindar dari penyebaran Covid-19. Apalagi saat ini Covid-19 sudah masuk ke sekolah-sekolah. Saat ini ada 19 sekolah yang sudah terpapar Covid-19, sehingga dilakukan pembelajaran jarak jauh selama dua minggu kedepan,” kata Bobby Nasution saat meninjau vaksinasi di SD Negeri 060898, SD Negeri 060905, SD Negeri 067092 dan SD Negeri 060788 Jalan Katamso Gang Balai Desa, Rabu (16/2).

Didampingi Kadis Pendidikan Kota Medan Laksamana Putra Siregar dan Kadis Kesehatan Taufik Ririansyah, Bobby Nasution mengungkapkan, Pemko Medan akan terus meningkatkan pelaksanaan vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun. Hingga 16 Februari, jelas Bobby, capaian vaksinasi anak dosis pertama sudah mencapai 54,30 persen dan dosis kedua 11,36 persen

“Hari ini pelaksanaan vaksinasi anak bervariasi, ada yang dosis satu dan dosis kedua. Penyebaran Covid kali ini sudah masuk ke anak anak dan mulai merambah ke sekolah. Oleh karenanya kami imbau kepada orang tua murid untuk mengajak anaknya vaksinasi. Sebab, vaksinasi ini dilakukan secara aman, baik dan tertib di sekolah masing-masing,” Bobby.

Terkait penyebaran kasus Covid-19 di sekolah, jelas Bobby, Pemko Medan telah mendeteksinya dengan melakukan tracing siapa yang terpapar, mulai dari tempat tinggal maupun umurnya. Begitu terdeteksi umurnya masuk ke anak sekolah, tegasnya, langsung ditracing sekolahnya.

“Kita langsung jemput bola. Apakah itu langsung menghubungi pihak sekolah untuk dilakukan tracing. Saat ini ada sekitar 19 sekolah yang ditutup sementara akibat penularan Covid-19. Dari 19 sekolah tersebut, sebagian anak-anak yang terpapar dan sebagian lagi jajaran sekolah,” jelasnya. (er)