Akibat Dangkalnya Kuala Di Seputaran Pantai Pulo Sarok, Menghambat Para Nelayan Untuk Mencari Nafkah Dilaut

149

ACEH SINGKIL Ketikberita.com | Para Nelayan yang berada dipersisir pantai Desa pulo Sarok keluhkan tentang kuala masih terlihat dangkal. hal ini menyulitkan para perahu boat nelayan untuk melintasi Kuala tersebut karena masih mengalami pendangkalan, Selasa (26/10/2021).

Panglima laut Desa Pulo Sarok Basri menuturkan kuala ini bukan hanya digunakan para nelayan pantai pulo sarok saja, akan tetapi juga dilintasi masyarakat tiga kecamatan yang sering melintasi dikuala tersebut, yaitu masyarakat Kecamatan kuala baru, Kecamatan Pulo Banyak, dan Kecamatan Pulo Banyak Barat secara rutin. Ungkapnya.

Sambung Basri, sejak dua tahun terakhir ini dangkalnya kuala semakin parah dan menghambat jalannya roda perekonomian masyarakat nelayan 3 Kecamatan akibat pendangkalan Kuala tersebut. Imbuhnya.

Ditambah lagi dengan merebaknya virus Covid 19 di Indonesia saat ini membuat masyarakat Aceh Singkil khususnya nelayan yang berada dipesisir pantai pertumbuhan ekonomi mereka semakin terpuruk.

Wirman salah seorang nelayan dari desa Pulo Saron mengatakan kandasnya boat nelayan dikuala, sangat mengancam dan menghambat alur keluar masuknya boat nelayan. Untuk bisa melintasi Kuala tersebut menanti naiknya air pasang barulah boat kecil dan boat besar milik nelayan bisa melewatinya. Ungkap Wirman.

Wiman berharap kepada Pemerintah Daerah maupun Pusat agar secepatnya mengatasi permasalahan dangkal Kuala pantai Pulo Sarok, maka apabila dibiarkan akan mempersempit kegiatan para nelayan Singkil untuk mencari nafkahnya dilaut. Kalau bisa pemerintah daerah Aceh Singkil atau instansi terkait turun langsung kelapangan untuk memantaunya. (R84)