Akibat Covid-19 Pertengahan Maret 2020, Perekonomian Di Indonesia Termasuk Kabupaten Palas Turun Omzetnya Secara Drastis

241

PADANG LAWAS (Sumut) ketikberita.com | Memang yang namanya satu keadaan tidak bisa ditebak secara pasti. Kita tidak bisa menebak apa yang terjadi ke depan. Apakah bisa bagus dan stabil atau bisa turun secara drastis Omzet khususnya para pedagang. Karena yang terimbas penurunan Omzet itu para pedagang. Inilah kehadiran Virus Covid 19 di pertengahan Bulan maret 2020.

Karena memang sudah kita ketahui bahwa Tanda-tanda mendekati hari Akhir Zaman akan adanya nanti satu saat Virus yang membahayakan, yaitu penyakit Virus itu namanya Corona yang di Hadis mengatakan Coruna. Dan Penyakit itu akan terdampak dasyat di salah satu Kota di Negara China bernama Wahan atau Wuhan.Banyak masyarakat seluruh Negara termasuk Indonesia khususnya Kabpaten Padang Lawas kewalahan menghadapi keberadaan Covid 19 ini.

Tapi itu adalah Fenomena Alam yang tidak bisa di tebak secara pasti, tidak ada yang bisa kita klame siapa yang pertama membawa Virus Covid 19 ini. Tapi kita sebagai Kepala Negara atau Kepala Daerah hanya memberikan Pencegahan dan memberikan perlindungan kepada Masyarakat agar jangan sampai tertular di Kabupaten Palas. Tapi kita atas nama Pemerintah Kabupaten Padang Lawas akan terus memberikan Perlindungan Kepada Masyarakat.

Dan jagalah Kesehatan diri kita masing-masing. Kalau tidak ada keperluan penting di luar, janganlah keluar rumah, tujuannya kita juga mencegah datangnya Virus Corona tersebut, janganlah kita keluar dari rumah. Karena Virus Corona begitu Pandemi cara penularannya. Dan terlalu cepat masuk ke tubuh manusia. Sudah 150 Negara sudah terkena Virus Pandemi tersebut. Alhamdulillah Padang Lawas sudah menganggarkan Anggaran Rp 35 M untuk pencegahan Virus Covid 19. Hal tersebut di ungkapkan Bupati Palas H Ali Sutan Harahap atau TSO.

Lanjut Bupati Palas TSO bahwa kita juga secepatnya mendoakan agar permasalahan dan kesulitan yang di terima oleh masyarakat dari akibat Virus Covid 19 ini cepat berakhir. Karena banyak para Pedagang yang Omzetnya memurun secara Drastis. Bahkan bukan para Pedagang saja yang menurun Drastis Omzetnya, tapi para siswa juga dilibur menjadi 1 bulan. Padahal waktu sudah mau mendekati Ujian Nasional. Kasian mata Pelajaran yang para Siswa Pelajarin di Sekolah, menjadi buyar ilmu yang mereka dapatkan di Sekolah, gara-gara Virus Covid ini.

Jadi sekarang saya harapkan agar masyarakat menjaga Kesehatan di saat adanya Covid 19. Sehingga bisa kita memutuskan Virus Covid itu di tengah-tengah masyarakat. Hindari keramaian masyarakat, karena kita tidak tau bahwa salah satu dari keramaian itu masuk Virus Covid 19.

Masyarakat harus meningkatkan Ibadah agar terhindar dari Covid ini. Kepada pihak seluruh Camat agar terus meningkatkan Pencegahan dan Pengawasan Tanggap Siaga kepada Masyarakatnya,agar masyarakat akan terus terhindar dari Covid 19. Dan pihak Camat juga memantau keluar masuk orang yang datang ke Palas. (DEWA JARLUB S.SOS / JAWA-ARAB-LUBIS)