Ada Oknum Tukang Sunat BOP Di PPK Carenang

116

SERANG (Banten) ketikberita.com | Proses pencoblosan pada pikada serentak 9 Desember tahun 2020 tinggal menghitung hari,pendistribusian logistik sudah dimulai dari KPUD menuju PPK.

Penyelenggara di tingkat Ad Hoc kita kenal ada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan terakhir ada Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Saat ini yang menjadi obrolan hangat di Kec Carenang bukan soal persaingan antar paslon, akan tetapi soal Biaya Operasional (BOP) Sekretariat PPS yang diterima dari PPK Carenang sebesar 550 ribu.

Tim media mencoba mencari informasi di tingkat PPS,untuk memastikan kebenaran adanya dugaan pemotongan BOP PPS.

Ada PPS di wilayah Kec Carenang untuk BOP hanya menerima 550.000/bulannya,
tapi ada juga Ketua PPS beda Desa yang mengaku menerima 1 juta di potong pajak.

“Betul itu, kami terima cuma 550 ribu,”kata salah satu Ketua PPS yang enggan di sebutkan namanya.

“Anggota juga pada tanya ke saya, kenapa BOP nya cuma 550 ribu,jawab saya “silahkan saja tanya sama Ketua PPKnya.

Selasa 25/11/2020 tim media konfirmasi kepada Sanuji,Ketua PPK Carenang melalui pesan whatsApp ke nomor 082310185xxx terkait BOP PPS di wilayahnya, namun sangat disayangkan yang bersangkutan tidak meresponnya.

Keterangan dari PPS di Kec Binuang,melalui pesan whatsApp menyatakan bahwa BOP PPS nominalnya sama se Kabupaten Serang.

“BOP PPS mah sama Kang nilainya se Kabupaten Serang,dia nanya ke tim media dalam bahasa daerah Serang, “Arep nyelidiki tah takon OP PPS iku? (red-mau investigasi yah, nanya BOP PPS itu.?) .

“Emang gah PPK Carenang mah infone ora beres,”tulisnya. (red-infonya sih PPK Carenang gak beres) .

“Bulan pertama 685.000..bulan kedua sampe saiki 985.000….emang gah PPK Carenang mah sempet diceluk ning KPU gara-gara ana pengaduan sing PPS,”ungkapnya. (red-bulan pertama 685.000,bulan kedua sampai sekarang 985.000,emang sih PPK Carenang pernah dipanggil oleh KPUD karena ada pengaduan dari PPS). (Muzi/red)