MEDAN ketikberita.com | Perkumpulan Warga Medan Resort City (PWM) Merci kembali menunjukkan kepedulian sosialnya melalui kegiatan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir yang digelar sebagai respon atas musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah di sekitar lingkungan Medan Resort City (Merci).
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa warga Merci tidak hanya hidup berdampingan dalam satu kawasan, tetapi juga memiliki rasa solidaritas dan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat sekitar.
Perkumpulan Warga Merci dari berbagai blok dan cluster bergotong royong sejak awal kegiatan. Mulai dari pengumpulan donasi, pembelian kebutuhan pokok, proses pengemasan, hingga pembagian bantuan dilakukan secara mandiri oleh warga.
Bantuan yang diberikan mencakup telur, mie instan, beras, minyak goreng, serta kebutuhan pokok lainnya yang diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak langsung oleh bencana.
Kegiatan yang dipusatkan di area fasum komplek Merci tersebut berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Warga Merci terlihat berbaur dengan masyarakat penerima bantuan, mengukuhkan hubungan sosial yang harmonis antara hunian Merci dan warga di sekitarnya.
Kehadiran warga dalam jumlah besar juga menunjukkan antusiasme dan kekompakan yang luar biasa dalam aksi kemanusiaan ini. Dalam kesempatan tersebut, wartawan melakukan wawancara langsung dengan Pengurus PWM diwakili oleh Ketua Umum, Fahri Iswahyudi, S.Sos., M.IP, yang turut hadir memimpin jalannya kegiatan.
Beliau menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh warga Merci yang telah ikut berkontribusi baik dalam bentuk tenaga, waktu, maupun donasi.
Menurut orang yang akrab disapa Yudi, keterlibatan aktif warga menjadi bukti bahwa PWM bukan sekadar wadah administrasi warga, melainkan komunitas yang kuat dan peduli, beliau juga menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga momentum untuk memperkuat ikatan antarwarga.
“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh warga Medan Resort City atas kepedulian dan dukungannya. Semoga kekompakan dan persatuan ini dapat terus terjaga, dan kita semua semakin peka terhadap kondisi lingkungan di sekitar kita,” ujarnya, Minggu (30/11/2025).
Selain itu, Yudi juga memberikan apresiasi kepada pihak developer Komplek Medan Resort City. Ia menilai bahwa perencanaan struktur dan desain kawasan Merci terbukti sangat baik, terutama dalam pengelolaan drainase dan pencegahan banjir.
Ketika banjir melanda beberapa wilayah di luar komplek, kawasan Merci tetap aman dan tidak terdampak, sebuah bukti bahwa perencanaan tata kawasan telah dilakukan dengan matang dan efektif.
Namun demikian, PWM tetap menyampaikan satu harapan penting kepada developer terkait infrastruktur di sekitar kawasan, bahwa tanggul pembatas Sungai Deli yang berbatasan langsung dengan komplek Merci perlu ditingkatkan lagi ketinggiannya.
Hal ini, menurutnya, penting untuk mengantisipasi kemungkinan peningkatan debit air sungai di masa mendatang, sekaligus menjaga keamanan warga dan properti di komplek.
“Kami berharap developer dapat meningkatkan kembali ketinggian tanggul pembatas Sungai Deli pada area yang berdampak langsung ke komplek. Dengan langkah pencegahan yang lebih optimal, keamanan kawasan Merci dapat terjaga secara maksimal,” tambahnya.
Kegiatan sosial ini juga menjadi refleksi bahwa PWM berkomitmen untuk terus hadir dalam berbagai aksi kemanusiaan dan kegiatan sosial lainnya.
PWM berharap aksi ini dapat menginspirasi komunitas-komunitas lain untuk turut berperan aktif dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama pada situasi darurat atau bencana.
Aksi kemanusiaan ini ditutup dengan sesi foto bersama antara warga Medan Resort City dan para penerima bantuan di area depan fasilitas umum komplek (Club House Medan Resort City).
Suasana penuh kehangatan dan rasa syukur terpancar dari seluruh peserta kegiatan, menandai suksesnya pelaksanaan bantuan kemanusiaan tersebut.
PWM Merci menyatakan bahwa kegiatan-kegiatan sosial seperti ini akan terus menjadi bagian dari program sosial berkelanjutan, sebagai bentuk kepedulian dan kontribusi nyata komunitas kepada masyarakat luas. (r/red)






