Home / Ketik Berita / Jabodetabek / CKG Ungkap Banyak Warga Alami Gula Darah dan Hipertensi, DPRD Dorong Edukasi Pola Hidup Sehat

CKG Ungkap Banyak Warga Alami Gula Darah dan Hipertensi, DPRD Dorong Edukasi Pola Hidup Sehat

KOTA TANGERANG (Banten) ketikberita.com | Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) tidak hanya menjadi sarana pemeriksaan kesehatan masyarakat, tetapi juga menjadi pintu masuk untuk memperkuat edukasi pola hidup sehat.

Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang, Syamsuri (foto), mengatakan temuan dalam pelaksanaan CKG perlu ditindaklanjuti dengan penguatan upaya promotif dan preventif, terutama terhadap persoalan gula darah tinggi dan hipertensi.

“Kalau kita lihat dari hasil CKG, cukup banyak kita temukan persoalan gula darah dan tekanan darah tinggi. Ini perlu menjadi perhatian, dan perlu adanya edukasi dari seluruh jajaran Dinas Kesehatan. Edukasi bagaimana menjaga pola hidup sehat,” ujar Syamsuri kepada wartawan.

Ia mengapresiasi pelaksanaan CKG di Kota Tangerang yang hingga 31 Juli 2026 telah menjangkau 747.455 warga atau sekitar 92,71 persen dari target. Capaian tersebut disebut menjadi yang tertinggi di Provinsi Banten.

“Alhamdulillah, hasilnya cukup memuaskan. Kami dari Komisi II mengapresiasi kinerja Dinas Kesehatan dan seluruh Puskesmas. Capaian CKG mencapai 92,71 persen, atau 747.455 warga. Tertinggi di Provinsi Banten,” katanya.

Menurut Syamsuri, tingginya cakupan pemeriksaan harus diikuti dengan tindak lanjut yang jelas. Data dan temuan dari CKG, kata dia, seharusnya menjadi dasar untuk memperkuat intervensi kesehatan di masyarakat.

Karena itu, Komisi II mendorong Dinas Kesehatan bersama seluruh jajaran Puskesmas tidak hanya mengejar capaian pemeriksaan, tetapi juga meningkatkan edukasi mengenai pola hidup sehat.

“Capaian ini tentunya perlu kita pertahankan, bahkan kalau bisa lebih baik lagi. Karena ini merupakan bagian dari pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Tentu kami berharap kinerjanya terus meningkat,” ujarnya.

Syamsuri menilai edukasi kesehatan penting dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat tidak hanya mengetahui kondisi kesehatannya setelah pemeriksaan, tetapi juga memahami cara mencegah penyakit dan mengendalikan faktor risikonya.

Dengan demikian, keberhasilan CKG tidak berhenti pada angka jumlah warga yang diperiksa, melainkan berlanjut pada perubahan perilaku dan peningkatan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan. (mir)