15 Ha Sawah Bengkok Desa Di Sewakan Oleh Ketua BPD

508

SERANG (Banten) ketikberita.com | Tanah bengkok merupakan tanah desa yang merupakan kekayaan milik desa. Tanah bengkok tidak diperbolehkan dilakukan pelepasan hak kepemilikan kepada pihak lain (diperjualbelikan) tanpa persetujuan seluruh warga desa, termasuk kepada kepala desa atau perangkat desa sekalipun, kecuali untuk kepentingan umum. Namun, tanah bengkok boleh disewakan kepada mereka yang diberi hak pengelolaannya, yaitu kepala desa dan perangkat desa. (sumber : hukumonline.com)

Desa Sukanegara Kecamatan Pontang Kabupaten Serang, memiliki 17 hektar tanah bengkok berupa sawah (red – sawah bengkok).Hasil penulusuran tim media di lapangan,menemukan 15 hektar sawah bengkok disewakan oleh Ketua BPD Sukanegara, dengan harga sewa 5 juta untuk 1 hektar sawah per musim.

Tim media mendatangi kantor desa Sukanegara,bertemu langsung dengan Plt Kepala Desa,Ketua BPD dan anggota, serta staf desa, Selasa (26/10/2021).

Kepada tim media,Plt Kades Sukanegara, Udin mengatakan begini,”Benar apa adanya,sawah bengkok kami sewakan dengan tujuan untuk mengamankan aset desa dan menjalankan program desa nanti ke depannya,apa lagi sekarang ini mau pemilihan kepala desa (PILKADES) siapa pun nanti yang terpilih tinggal meneruskan saja”.

Saat di singgung kenapa harus Ketua BPD yang menyewakan,Udin beralasan sudah musyawarah bersama masyarakat dan dirinya senang kalau Ketua BPD yang menyewakan.

“Sudah musyawarah dengan masyarakat, saya senang Ketua BPD yang menyewakannya,”Ungkap Udin.

Ditempat yang sama, Dani sebagai Ketua BPD Sukanegara menambahkan,begini penjelasannya,”Saya hanya menjalankan tugas dan menjalankan hasil musyawarah warga,uang hasil sewa itu saya masukin ke tabungan BPD,saya cuma mengamankan untuk masyarakat dan pembangunan desa”.

Baik Plt Kepala Desa maupun Ketua BPD tidak dapat menunjukkan bukti hasil musyawarah dan buku tabungan atas nama BPD, dengan alasan ada tersimpan di rumah. (Ohin)