1400 KK Krisis Air Bersih, Proyek Turap CV Datuk Raja Dewa Rusak Pipa UPT

138

SERGAI (Sumut) ketikberita.com | Proyek pembangunan turap, talud, bronjong pada ruas jalan Provinsi Simpang Belidaan-Dolok Masihul, Serdang Bedagai (Sergai) merusak pipa gip UPT air minum Dinas Tarukim Kab Sergai hingga patah dan bergeser. CV Datuk Raja Dewa sebagai pelaksana ogah memperbaiki hingga mengakibatkan 1400 kepala keluarga pengguna mengalmi krisis air bersih.

Junet petugas lapangan UPT Pelayanan Air Minum Dinas Tarukim Sergai Sabtu (18/12) kepada awak media mengatakan pipa gip berukuran 8 inci patah dan bergeser akibat proyek turap. Kondisi itu sudah mencapai 3 hari. Ironisnya pihak proyek enggan melakukan perbaikan hingga air bersih tidak bisa mengalir ke rumah warga yang mencapai 1400 penerima manfaat dari UPT Air bersih tersebut.

Junet mengaku khawatir, masyarakat setempat akan murka jika pipa tersebut tidak di perbaiki ” Saat ini masyarakat sudah tiga hari krisis air bersih, kita kwatir masyarakat marah dan saya berharap pihak CV Datuk Raja Dewa dapat segera memperbaiki.

Terpisah masyarakat pengguna mengakui sudah tiga hari mengalami krisis air akibat pipa induk rusak dan patah akibat Proyek pembangunan turap, talud, bronjong pada ruas jalan Provinsi Simpang Belidaan-Dolok Masihul, Sergai dengan nomor kontrak 602/KPA.J.J-DBMBK.TT/112/2021 tanggal Kontrak 20 Agustus 2021, Nilai kontrak Rp. 8.350.881.014, 00, masa pelaksana 120 hari dengan kontraktor CV. Datuk Raja Dewa dan konsultan rancang bangun consultant.

“Kami berharap pihak perusahaan dalam hal ini CV. Datuk Raja Dewa segera memperbaiki, dan kami meminta Gubernur Sumut menegur pelaksana proyek yang hingga saat ini tidak punya niat memperbaiki” papar para warga Desa Belidaan. (AfGans)