Tipu Seorang Pengusaha dan Status DPO, Hong Koon Cheng Als Kelvin Langsungkan Pernikahan Mewah

0
86
Hong Koon Cheng als Calvin jadi boronan (DPO) aparat polisi Batam- Kepulauan Riau dan Malaysia.(Foto:Ist/Indralis)

BATAM ketikberita.com | Korban penganiayaan Hong Koon Cheng alias Kelvin diduga telah kabur ke luar negeri. Pria asal Malaysia itu sempat dirawat selama empat hari di RS Elisabeth Lubuk Baja, Batam, Kepulauan Riau.

Setelah itu ia diduga kabur setelah mendapat rekomendasi dari dokter rumah sakit. Kelvin belakangan dikabarkan pesta pora setelah berhasil menipu pengusaha Paulus Amat Tantoso senilai Rp 30 miliar.

Kelvin menguras kekayaaan Amat Tantoso yang diperkirakan hasil usahanya dari bisnis valutas asing (Money Changer) selama 20 tahun belakangan.

Dari informasi yang diterima dari kalangan keluarganya Kelvin saat ini berada di Malaysia. Bahkan belum lama ini, pada tanggal 6 Juli 2019, Kelvin menggelar pernikahan dengan seorang gadis muda.

Tampak Kelvin dan wanita tersebut menggunakan gaum baju pengantin putih dan cukup mewah.

Dalam foto yang diterima, Kelvin juga terlihat menunggani sebuah mobil mewah Ferrari serta Kelvin juga memposting perhiasan mahal lainnya.

Saat ini Kelvin telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) jajaran Reserse Kriminal Polresta Barelang.

Ia dilaporkan dalam kasus dugaan penggelapan dan penipuan.Pihak polisi meminta agar Hong Koon Cheng als Calvin segera menyerahkan diri secepatnya sebelum petugas mengambil tindakan tegas dan sekarang terdaftar pencarian orang (DPO) dan bekerja sama dengan polisi Singapur dan wajah Celvin sudah disebar luaskan foto jati dirinya di berbagai tempat seperti di singapur dan malaysia serta luar negeri meminta bantuan dari polisi FBI luar negeri

Penipuan itu diketahui Amat Tantoso setelah uang tunai di perusahaan money changernya kekurangan uang tunai. Amat pun memeriksa pembukuan dan ia baru menyadari uang miliknya sejumlah Rp 30 miliar berpindah tangan ke Kelvin.

Orang kepercayaan Amat, Mina ternyata bermain mata dengan Kelvin dan diduga menyerahkan uang tersebut kepada pria tersebut. Tidak diketahui apa modusnya. Kelvin diduga adalah rekan bisnis Amat Santoso.

Selain itu, dari Mina ia juga mendapat laporan Kelvin yang berusaha membayar utang dengan cek senilai Rp 7 miliar. Ternyata cek tersebut pun tidak bisa dicairkan karena belum ditandatangani Kelvin. Kelvin berusaha memperdaya Amat Tantoso. Itu pula yang membuat Amat naik pitam dan menganiaya Kelvin dengan sebilah pisau sangkur pada 10 April 2019 lalu di Harbour Bay, Jodoh, Batam, Kepulauan Riau.

Didalam kejadian itu Calvin pun dirawat di Rumah Sakit Elisbet beberapa minggu , setelah sembuh Calvin dengan cara bulus dan licik melarikan diri dari tempat tinggalnya hingga saat ini Calvin masih dalam status pencarian pihak yang berwajib pilisi Polresta Barelang dan Polisi negeri tetangga Singapur.(Indralis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here