Teknologi Mineral ITM Diminati Dunia Industri

0
31

MEDAN ketikberita.com | Fakultas Teknologi Mineral Institut Teknologi Medan (FTI ITM) yang menaungi jurusan teknik geologi maupun pertambangan saat ini memiliki banyak peluang. Pasalnya dalam kegiatan penambangan, maka untuk tahap awal atau tahap pencarian dunia industri membutuhkan sarjana geologi.

Rektor ITM Dr Mahrizal Masri MT mengatakan, FTM yang memiliki dua program studi, teknik pertambangan dan teknik geologi diharapkan mampu menyahuti tuntutan dunia industri.

“Peningkatan kebutuhan sumber energi batubara di dunia seiring dengan meningkatnya harga migas dan permintaan yang mulai jelas di satu tahun terakhir ini, kondisi ini mengakibatkan bertumbuhnya kegiatan penambangan batubara termasuk di Indonesia,” kata Mahrizal, akhir pekan kemarin
Saat ini ujarnya, ITM telah mempersiapkan tenaga-tenaga handal yang sesuai dengan kebutuhan industri berskala nasional maupun internasional.

Upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan kerjasama dengan industri dan perguruan tinggi baik di Indonesia maupun di luar negeri.

Kepada para lulusan, dia mengharapkan di era kompetisi yang hanya akan didapatkan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki, tapi juga dibutuhkan kemampuan intelektual yang dilengkapi kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual.

Karena secara umum para stakeholder membutuhkan orang-orang pekerja keras, mempunyai rasa tanggung jawab tinggi dalam bekerja serta memiliki disiplin yang kesemuanya itu bagian dari kecerdasan emosional.

Prinsip pembangunan negara akan berhasil jika dilandasi prinsip pembangunan berkelanjutan (sustainable devolopment). Prinsip ini memiliki arti bahwa pembangunan yang dilakukan saat ini akan memberi manfaat pada masyarakat sekarang ini tetapi juga sekaligus tidak mengurangi hak generasi mendatang untuk memperoleh kehidupan yang layak.

Prinsip pembangunan berkelanjutan ini hanya dapat dilakukan oleh orang-orang yang memiliki ketiga kecerdasan yang sudah disebutkan yaitu kecerdasan intelektual, kecerdasan emosi dan kecerdasan spritual yang juga diharapkan dan dimiliki para alumni ITM.

Negara Indonesia yang memiliki kekayaan alam sangat luas, mestinya mampu mengelola pertambangan cukup banyak, namun nyatanya hanya sebagian yang dapat dikelola ini sangat memprihatinkan.

Oleh karena itu menyangkut permasalahan tersebut adanya kemauan para pihak misalnya pemerintah, pengusaha dan elemen-elemen terkait didalamnya.

Dikesempatan itu, ujarnya, untuk menutupi kekurangan tenaga insfrastruktur penambangan di tanah air, pemerintah memberikan kesempatan kepada para alumni penambangan diindonesia untuk bekerja.

“Minimnya tenaga penambangan dari pemerintah, merupakan peluang bagi sarjana pertambangan diIndonesia,” katanya seraya mengharapkan dari jumlah tersebut ada alumni ITM yang diterima masuk disana.(er)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here