Rekor ITM : Teknik Geologi Bekali Kajian Mitigasi Bencana Alam

0
28
Foto : Rektor ITM Dr Mahrizal Masri MT .

MEDAN ketikberita.com | Sejalan dengan kemajuan ilmu pengetahuan serta teknologi mengharuskan mahasiswa berperan aktif dalam kegiatan ilmiah dan industri berkaitan dengan sumber daya dan pembangunan.
“Karenanya teknik geologi Institut Teknologi Medan berperan sebagai wahana pengkajian dan pemanfaatan sumber daya alam, mineral, energi dan air serta penerapan kerekayasaan, lingkungan hidup dan mitigasi bencana alam,” kata Rektor ITM Dr Mahrizal Masri MT di kampus Jalan Gedung Arca Medan, Kamis (6/9).

Rektor mengatakan, program studi teknik geologi ini untuk menghasilkan lulusan yang mempunyai dasar ilmu yang kuat sehingga mampu menyesuaikan diri terhadap perkembangan teknologi dan juga mampu pada tingkat yang lebih tinggi.

Geologi ujarnya, suatu ilmu yang mempelajari dan mengembangkan pengetahuan yang berkaitan dengan kebumian seperti bentuk muka bumi, material penyusun bumi berbagai jenis dan bentuk batuan, sifat fisika dan kimia, proses pembentukan dan sejarah bumi serta geologi terapannya seperti geologi minyak dan gas bumi, geologi teknik, hidro geologi, geologi tata lingkungan, geologi tambang dan lainnya.

Meskipun Kepulauan Sumatera merupakan kawasan rawan gempa di Indonesia, namun sangat disayangkan para ahli geologinya sekarang ini masih minim. “Sumut masih kekurangan ahli geologi, para ahli geologi kini masih terpusat di Pulau Jawa, pasalnya sebagian besar perguruan tinggi disana telah membukanya,” katanya.

Padahal katanya, keberadan teknik geologi saat ini di Indonesia sedang “Booming” bisa mengetahui tentang kedahsyatan kegempaan dan juga memprediksi bencana secara ilmiah.

Begitu akan pentingnya pemahaman teknik geologi, ITM telah melakukan berbagai kerjasama dengan Pemkab/Pemko se-Sumut dengan memberikan pelatihan, pengetahuan, dan pembelajaran dengan mengirimkan para ahlinya kelokasi tersebut.

“Kita harapkan dengan pelatihan tersebut, maka masyarakat akan sadar akan pentingnya memahami teknik geologi,’ katanya.

Kegiatan yang mendukung pengembangan wawasan keilmuan yang diadakan oleh para mahasiswa geologi bekerjasama dengan berbagai kalangan antara lain, kuliah umum American Association Petroleum Geologist (AAPG) dan SKK Migas, Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) dan PT G-Resource.

Dia mengatakan, era globalisasi dan kompetisi seperti saat ini segala hal yang diinginkan hanya dapat diperoleh dengan kualitas kemampuan intelektual tinggi serta niat dan kerja keras.

ITM ke depan akan melakukan penguatan networking di dunia industri. Selain itu, ITM juga terus meningkatkan penguatan sumber daya manusia (SDM) dan penguatan kurikulum.

Untuk menunjang penguatan networking, pihaknya terus melakukan pembenahan termasuk pembenahan kurikulum, yang sesuai dengan kebutuhan pasar industri dan juga menggelar berbagai seminar, bahkan ITM membangun unit bisnis.

Karena itu, secara umum para pemangku (stakeholder) membutuhkan pekerja keras, mempunyai rasa tanggungjawab yang tinggi dalam bekerja, serta memiliki disiplin untuk memperoleh prioritas yang lebih baik.(er)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here