Qurban Di Gampong Simpang Lhee : Setiap Helai Bulu Akan Menjadi Hitungan Pahala

23

LANGSA (Aceh) Ketikberita.com | Ibadah qurban merupakan perintah yang harus dilaksanakan oleh orang-orang yang mampu guna menjembatani antara sikaya dan simiskin, sehingga dengan demikian bagi masyarakat yang kurang mampu dan lagi tak berpunya akan dapat merasakan apa yang dirasakan oleh saudaranya yang kaya, hal ini juga dianjurkan dan perintahkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Dalam salah satu hadist disebutkan, “tidak beriman yang baik orang kepadaku jika dirinya membiarkan tetangganya tidur dalam kondisi perut lapar sementara dirinya berada dalam kondisi perut kenyang.” hadist ini jelas menyuruhkan kita untuk selalu peduli terhadap sesama.

Dan pada hari ini Sabtu (1/8/2020) warga Gampong Simpang Lhee, Kecamatan Langsa Barat secara bahu membahu melaksanakan menyembelih hewan qurban sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap sesama dan juga sesuai perintah yang dianjurkan dalam Islam.

Alhamdulillah pelaksanaan qurban tahun ini Panitia berhasil mengumpulkan 5 (lima) ekor sapi dan 13 (tiga belas) ekor kambing untuk disembelih dan dibagikan kepada masyarakat, dengan harapan ditahun yang akan datang minat masyarakat untuk ber-qurban bisa lebih terus meningkat dengan satu niat mengharap ridha dan pahala dari Allah Swt.

Kita juga percaya dan yakin bahwa setiap helai bulu dari hewan qurban akan menjadi hitungan pahala kelak nantinya, demikian kata Panitia qurban Gampong Simpang Lhee Tgk.H Musa Yusuf, M.Ag kepada awak media.

Ditempat yang sama Geuchik Gampong Simpang Lhee Ismail mengatakan, “Alhamdulillah, setelah melewati berbagai proses dari mulai penbentukan panitia hingga pelaksanaan qurban pada hari ini semua berjalan lancar.

Lanjut Ismail, adapun hewan-hewan qurban yang disembelih ini berasal dari sumbangan masyarakat baik dari dalam maupun dari luar gampong serta juga bantuan dari Pemko Langsa yaitu dua ekor sapi dan dua ekor kambing untuk kita sembelih dan kita bagikan dagingnya kepada masyarakat, dengan harapan mereka dapat merasakan betapa indahnya hidup berbagi, tandas Geuchik Ismail. (AA)