PT Pinago Utama Gusur Lahan Warga Tanpa Izin

0
363
Foto : Yanto didampingi pengacaranya melaporkan PT Pinago Utama ke Polres Musi Banyuasin.(Dod)

MUSI BANYUASIN (Sumsel) ketikberita.com | Pada hari sabtu 1 September 2018 sekitar pukul sebelas siang, Yanto pemilik kebun karet yang berbatas dengan sawit milik PT Pinago Utama merasa terkejut mendapati kebun karetnya sudah rata dengan tanah.

Yanto pun bersama anak istrinya berusaha mencari tahu kenapa kebun miliknya bisa seperti itu. Yanto masih dalam keadaan bingung melihat ada alat berat dan sopir yang menggusurnya, Yanto segera menemui dan bertanya kepada sopir alat berat yang bernama Suprat kenapa menggusur kebun saya tanya Yanto. Suprat menjawab saya menggusur atas perintah PT Pinago dan yang mengawasi serta menunjuk lahan yang digusur itu atas nama selamat. Yanto dan keluarga memberi peringatan jangan digusur lagi.

Selanjutnya dua hari kemudian Yanto datang kekantor hukum R3 (Rico Roberto dan Rekan), sesampai disana Yanto menceritakan kronologis penggusuran kebun karet miliknya.Dan setelah itu Yanto membuat surat kuasa kepada Rico sebagai pengacaranya. Selanjutnya segalah bentuk tindakan yang akan diambil yanto percayakan kepada Rico dan rekan.

Keesokan harinya pada tanggal 4 september 2018 yanto didampingi oleh pengacaranya rico dan alex membuat laporan ke Polres Musi Banyuasin. Dan pada hari yang sama diproses oleh kanit tindak pidana Polres Muba.

Setelah membuat laporan ke unit pidana Polres Muba, kanit menyampaikan laporannya akan segera diproses. Beberapa hari kemudian pihak pengacara Yanto mendapat undangan dari sat reskrim Polres Muba untuk proses penyidikan. Yanto didampingi oleh Rico dan Alex selaku pengacaranya datang ke Polres Muba untuk memberi keterangan dalam penyidikan yang dilakukan oleh bripda Rodiah.

Dalam penyidikan Yanto menegaskan bahwa kebun yang digusur itu dia beli dari Tompo dan sudah dijadikan kebun karet mulai dari tahun 1997 dengan alas surat jual beli beserta segel.

Dalam konferensi pers yang dilakukan oleh Rico dan Alex selaku pengacara yanto kepada wartawan ketikberita.com menyampaikan bahwa PT Pinago Utama telah melakukan perusakan kebun tanpa izin yang menyebabkan Yanto tidak memiliki mata pencarian.

Rico dan Alex menyampaikan akan menyelesaikan kasus ini dan akan membawa ke ranah hukum mana saja sampai pihak PT Pinago Utama bertanggung jawab dan memenuhi permintaan Yanto selaku pemilik kebun yang sah. (Dod).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here