Poktan Surta Jaya Tamiang Hulu Raih Anugerah Puspa Aceh 2019

0
25

ACEH TAMIANG ketikberita.com |  Kelompok tani Surya Jaya asal Kampung Wonosari Kecamatan Tamiang Hulu, berhasil mengharumkan nama Kabupaten Aceh Tamiang di tingkat provinsi. Pasalnya, kelompoktani ini baru saja meraih Juara 1 dalam Apresiasi Pelaku Usaha Pangan (Puspa) Aceh tahun 2019.

Anugerah Puspa diberikan bertepatan dengan berlangsungnya Rakor Dewan Ketahanan Pangan Aceh, pada 06-08 Oktober 2019 di Hotel Hermes Palace Banda Aceh.

Anugerah PUSPA Aceh tahun 2019 diserahkan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Teuku Ahmad Dadek, mewakili Plt. Gubernur Aceh, pada Ahad (06/10/19). Kelompoktani Surya Jaya berhasil unggul dari sejumlah kelompoktani lainnya di Aceh, sebagai pelaku usaha kategori Lumbung Pangan Masyarakat.

Kepala Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan Aceh Tamiang, Safuan, menyebutkan, keberhasilan kelompoktani ini tak lepas dari kemauan yang kuat dari para anggotanya yang bertekad mensukseskan program swasembada pangan yang dicanangkan oleh pemerintah. Safuan mengatakan, Kelompoktani Surya Jaya sudah memiliki lumbung yang berisi cadangan pangan sebanyak 12-14 ton gabah padi.

Ditambahkan Safuan, secara lebih rinci, Pengembangan Lumbung Pangan Masyarakat diatur oleh Kementerian Pertanian melalui Badan Ketahanan Pangan. Hal ini terdapat dalam Keputusan Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan Nomor 55/2018 tentang Petunjuk Teknis Pengembangan Lumbung Pangan Masyarakat. Di sana disebutkan, persoalan pangan tidak semata menjadi domain tanggung jawab pemerintah namun perlu melibatkan dan memberdayakan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan.

“Pasal 33 ayat 2 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan mengamanatkan, bahwa Pemerintah dan Pemerintah Daerah memfasilitasi pengembangan cadangan pangan masyarakat sesuai dengan kearifan lokal. Jadi program yang kami laksanakan ini sesuai amanat Undang-Undang” tegas Safuan.

Atas capaian ini, Safuan mengaku bangga. Namun, Safuan yang juga Ketua Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Aceh Tamiang ini mengungkapkan, pihaknya –tim teknis dan pendamping pangan, bersama-sama penyuluh pertanian, masyarakat tani, dan pemangku kepentingan lainnya terus bekerja supaya Aceh Tamiang memiliki lumbung-lumbung pangan masyarakat yang mandiri di tiap kelompoktani yang membudidayakan padi sebagai komoditas utama usahatani mereka.

Penilaian Apresiasi Pelaku Usaha Pangan Aceh tahun ini, dilakukan mulai Agustus 2019 melalui beberapa tahapan, yaitu seleksi administrasi, verifikasi dan wawancara langsung kepada pelaku usaha pangan. Dalam pada ini, hasil penilaian menunjukkan Kelompoktani Surya Jaya Kampung Wonosari Kecamatan Tamiang Hulu Kabupaten Aceh Tamiang memiliki pengelolaan serta administrasi yang baik dan rapi, baik kelembagaan, keuangan maupun kegiatan di bidang pertanian, perkebunan dan peternakan.

Dikutip dari Petunjuk Teknis Pengembangan Lumbung Pangan Masyarakat, dijelaskan, program pengembangan cadangan pangan masyarakat yang diusung pemerintah, memiliki dua sisi relevansi yakni: Pertama, memantapkan keberadaan cadangan pangan untuk mewujudkan keterjaminan atas ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat. Untuk itu perlu ada sinergitas antar anggota kelompok penerima manfaat, penyuluh pertanian, aparat ketahanan pangan pusat dan daerah.

Kedua, mengembangkan peran serta masyarakat secara optimal untuk mengembangkan kelembagaan cadangan pangan masyarakat. Hal ini mengarah pada upaya untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan kegiatan usaha ekonomi produktif di bidang pangan yang pengelolaannya dilakukan secara sinergis oleh kelembagaan lumbung pangan masyarakat.(ABS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here