Personil Unit Ekonomi Satreskrim Polrestabes Medan Terjaring OTT

0
550
Foto : Ilustrasi

MEDAN ketikberita.com | Unit 3 Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut telah menerima penyerahan tersangka dan barang bukti sehubungan dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Satgas Saber Pungli Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Republik Indonesia (Satgas Saber Pungli) dengan mengamankan 2 (dua) orang sekaligus personil dari Unit Ekonomi Satreskrim Polrestabes Medan an. Brigadir Sakti Muroswana dan Aiptu Masper Sirait,Jum’at (3/8/2018) Pukul 19.30 Wib.

Berita Acara Serah Terima Barang Bukti an. Kombes Pol Yusran Cahyo selaku Plt Sekretaris Kemenko Polhukam RI.

Kronologis kejadian,pada hari Jumat tanggal 03 Agustus 2018 Sekira Pukul 19.30 WIB.Dikatorantor Polrestabes Medan Ruangan Idik 5 Ekonomi Satreskrim Polrestabes Medan Jl. HM. Said No. 1 Medan

Operasi OTT tersebut berkat informasi bahwa Satgas Saber Pungli Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Republik Indonesia “menerima Dumas” tentang Pungutan Liar yang dilakukan oleh Oknum Personel Unit Ekonomi Satreskrim Polrestabes Medan kepada UD. FORSINDO JAYA EQUIPMENT yang beralamat di Jalan Aksara No.73 B Medan.

Selanjutnya datang seorang petugas yang menyamar sebagai Humas dari UD. FORSINDO JAYA EQUIPMENT menanyakan berapa bulanan dari UD. FORSINDO JAYA EQUIPMENT tersebut, namun dijawab oleh Brigadir Anri Sakti Muroswana,SH yang mengetahui adalah Deni (anggota unit ekonomi Satreskrim Polrestabes Medan).

Bahwa petugas yang menyamar sebagai Humas memperlihatkan Surat Perintah Tugas bahwa petugas tersebut adalah Anggota Pokja Penindakan Satgas Saber Pungli dan meminta untuk mengeluarkan uang yang telah diserahkan kepada Brigadir Anri Sakti Muroswana yang diterima dari Zulfirman Ghozali marketing UD. FORSINDO JAYA EQUIPMENT.

Sebagai uang pengeluaran 3 (tiga) unit barang berupa : 1 (satu) unit Mesin Mixer merk Getra, 1 (satu)unit Mesin Kopi merk Getra dan 1 (satu) unit Box Pendingin dan pemanas merk Getra yang diduga tidak ber SNI dan berbahasa Indonesia.

Kemudian atas pengakuan Brigadir Anri Sakti Muroswana mengeluarkan plastik yang didalamnya berisi uang yang diterima dari Zulfirman Ghozali sebesar
Rp. 20.000.000,- dengan rincian 190 lembar uang pecahan Rp.100.000.- dan 20 lembar uang pecahan Rp. 50.000.

Selanjutnya Brigadir Anri Sakti Muroswana dan barang bukti yang ada padanya diamankan oleh petugas Satgas Saber Pungli pusat guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Ruangan Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut.

Dugaan sementara pasal yang dilanggar Brigadir Anri Sakti Muroswana yaitu,pasal 12 huruf (e) atau pasal 11 UU RI No.20 Thn 2001 tentang perubahan psl UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo pasal 64 ayat (1) KUHPidana.

Dugaan terlapor,Anri Sakti Muroswana,(28),pekerjaan anggota Polri dengan pangkat Brigadir unit ekonomi Satreskrim Polrestabes Medan,penduduk Jalan Kawat II No. 107 Lingk XV Kel.Tanjung Mulia Hilir Kec. Medan Deli Kota Medan.

Saksi saksi dalam kasus OTT tersebut,Muhammad Chairiman S Akbar (Polri),Hendra Saparudin (Polri),Aiptu Masper Sirait (Polri).

Barang bukti yang diamankan,1 (satu) eksampler Dokumen laporan Polisi No. LP / 73 / VIII / 2018 / Restabes Medan / reskrim tanggal 2 Agustus 2018 yang belum ditandatangani,1 (satu) surat tanda penerimaan barang atas nama Zulfirman Gohzali tanggal 02 Agustus 2018,1 (satu) lembar surat perintah tugas yang belum ditandatangani,1(satu) lembar surat perintah Penyelidikan yang belum ditandatangani,1 (satu) Eksamplar surat berita acara interogasi an. Zulfirman Gohzali yang belum ditandatangani oleh penyidik pembatu (Brigadir Deni M. Sukmamana,SE,2 (dua) lembar surat mohon penjelasan dan keterangan yang belum ditandatangani,1 (satu) unit Handphone Merek Samsung Galaxy S5 warna Hitam,uang tunai yang dibungkus dengan plastik warna abu-abu dengan rincian pecahan Rp.100.000,- sebanyak 190 lembar dan Uang tunai pecahan Rp. 50.000., sebanyak 20 Lembar dengan total keseluruhan sebanyak Rp. 15.000.000,- (Lima belas Juta Rupiah).

Tindakan yang sudah dilakukan Tim Saber pungli,membawa oknum polri yang diduga melakukan pungutan liar,melakukan permintaan keterangan dan melengkapi mindik.

Rencana tindak lanjutyang dilakukan gelar perkara,embuat Laporan Polisi dan melakukan pemanggilan saksi lain.(Abdul Halil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here