Pentolan Begal Sadis Tewas Di Dor Tim Pegasus Polrestabes Medan

0
110

MEDAN ketikberita.com | Polrestabes Medan melalui Tim Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) Polrestabes Medan menembak mati begal sadis karena melakukan perlawanan terhadap Polisi,saat ingin diringkus dengan menggunakan senjata tajam (sajam) jenis golok saat diringkus.

Pelaku begal yang tewas ditembak mati, diketahui bernama Afandri Simangunsong alias Bangun (37), yang berdomisilisi di Jalan Rawa Cangkuk, Lorong Arab, Kecamatan Medan Denai.

Pelaku begal yang merupakan pentolan perampok ini tewas setelah dada sebelah kanan dan kakinya ditembus peluru karena mencoba menyerang petugas dengan golok di Jalan Perdana tepatnya di bantaran sungai Betimus.

Sebelum ditembak, pelaku yang terkenal sadis ini merampok seorang wanita bernama Yunita di Jalan Mabar Kecamatan Medan Perjuangan pada 13 Desember 2017 lalu.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr.H. Dadang Hartanto,SH.SI.MSi didampingi Kasat Reskrim, AKBP Putu Yudha Prawira, SH.SIK dalam siaran persnya, Rabu (8/8) mengatakan tersangka Affandi terpaksa ditembak mati karena menyerang anggota menggunakan golok.

“Tersangka Afandri ini terkenal sadis. Terakhir ia terlibat perampokan terhadap Yunita hingga mengalami luka lecet karena diseret-seret oleh pelaku dan kawan-kawannya,” ujar Kombes Pol Dadang.

“Menindaklanjuti laporan kasus itu, pihaknya melakukan penyelidikan dan menangkap M Ridho Padang (24), Raja Amin Siregar alias Raja (33) dan terakhir menangkap tersangka Affandri,” jelas Kombes Pol Dadang.

Ditambahkannya, Raja Amin dan M Ridho yang terlebih dulu ditangkap bernasib sama dengan Afandri.

Mereka meninggal dunia karena menyerang anggota kita dan terakhir, dari hasil pengembangan Affandri inilah yang ditangkap.

“Tersangka Affandri ini sempat melarikan diri ke Pekanbaru, Riau pada Februari 2017. Namun beberapa lama di Pekanbaru Affandri kembali lagi ke Medan,” ungkap peserta terbaik Dikreg ke-26 Sespimti Tahun 2017 ini.

Namun, Putu menerangkan, saat kembali ke Medan, petugas mendapat informasi tentang hal itu dan kita langsung mengintainya.

“Pada hari Rabu (8/8/2018) dinihari hari tadi, petugas yang melihat Affandri melintas di Jalan S Parman langsung melakukan pengejaran hingga Jalan Perdana,” terang orang nomor satu di Mapolrestabes Medan ini.

Dari pengungkapan itu, kata Kombes Pol.Dadang, diamankan barang bukti sepeda motor Honda Revo plat BK 2740 BD yang digunakannya saat melintas di Jalan S Parman, berikut helm dan golok yang dipergunakan untuk menyerang petugas.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, komplotan Raja Amin cs yang terkenal sadis ini sudah 14 kali melakukan aksi perampokan dan selalu berhasil menggasak sepeda motor para korbannya,” tandas Alumnus Akpol Tahun 1994 ini.(Abdul Halil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here