Pemkab Nias Membuat Gerakan Kreatifitas, Inofatif dan Sinergitas

0
21

NIAS ketikberita.com | Pemerintah Kabupaten Nias membuat gerakan kreatifitas. inofatif dan Sinergritas dan mandiri sehingga mampu bersaing dengan daerah lain.

Dalam  sambutannya Bupati Nias Drs Sokhiatulo Laoli menyampaikan bahwa untuk secara ekonomi Kabupaten Nias memang masih sangat jauh tertinggal, dan termasuk salah satu dari 122 kabupaten yang miskin dan terluar. Rabu (14/2).

Salah satu upaya dari cita cita kami tersebut diperlukan adanya pengawasan dan didukung organisasi perangkat daerah (OPD) sebab tanpa adanya pengawasan, semua tidak dapat tercapai.  Untuk mencapai hal tersebut, harus didukung manajement pengawasan yang berkualitas, karena pembangunan saat ini harus mencapai pemerintahan yang efektf, efesien, akuntabel dan trasparan, terlebih lebih dalam pemanfaatan anggaran dana desa bagi masyarakat.

Pemkab Nias membuat gerakan Kreatifitas, Inofatif dan Sinergitas (KIS) yang bertujuan untuk kecepatan, ketepatan, evektifitas dan efisiensi. Pada pelaksanaan tugas dan tanggungjawab melalui kepala opd-unit kerja masing masing, guna mewujudkan tata kelola pemerintah yang baik dan profesional. Menjaga akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan, baik kepada pemeriksa internal maupun eksternal dan kepada masyarakat.

“Beliau juga menyampaikan pihaknya sangat menginginkan dalam laporan keuangan mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP)”.

Ia  akui jika masih banyak kendala yang harus dihadapi dalam adminitrasi dan implementasinya, sehingga Pemkab Nias hanya mendapat predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP) empat tahun berturut turut.

Bupati Nias mengharapkan kepada BPKP perwakilan Provinsi Sumatera Utara, supaya Pemkab Nias diberi prioritas dan kesempatan untuk mengikuti diklat diklat yang digelar BPKP untuk mendukung pekerjaan tenaga pengawas imbuhnya. (Wardi)