Merajut Silaturrahmi Kembali ke Fithrah Melalui HBH Di Kediaman Sekdakab Sergai Drs.H.Hadi Winarno

0
108

TEBING TINGGI (Sumut),ketikberita.com | Sekretaris daerah Kabupaten Serdang Bedagai (Sekdakab Sergai) Drs. H. Hadi Winarno MM disuasana lebaran Idul Fitri 1440 H/2019.M.menyelenggarakan Halal bi Halal di kediamannya, Kelurahan Bandar Sono,Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebing Tinggi, Kamis (13/6/2019) untuk merajut silaturahmi dan saling memaafkan menuju ke Fitrah kembali.

Kegiatan ini berjalan dengan baik dan terlihat Drs. H. Hadi Winarno didampingi istri Hj. Khairani Winarno mengulurkan kedua tangan bersalaman kepada para tamu dengan antrian yang tertib.

Halal bi halal ini menjadi suatu kegiatan yang sangat positif dan telah kebiasaan bagi kita ummat muslim melaksanakannya sebagai jembatan untuk saling memaafkan kesalahan.

Hal ini mendorong semua pihak masyarakat meringankan langkah dengan rasa bahagia datang memadati halaman rumah Sekda Sergai di Kota Tebing Tinggi.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Sergai Ir. H. Soekirman, Walikota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, Kapolres Tebing Tinggi AKBP. Sunadi, Sik, Wakil Bupati Sergai H. Darma Wijaya, Wakil Walikota Tebing Tinggi H. Oki Doni, Ketua TP PKK Ny. Hj. Marliah Soekirman, Ketua GOPTKI Ny. Hj. Rosmaida Darma Wijaya, para anggota DPRD Sergai, DPRD Sumut terpilih, para Kepala OPD dan para undangan.

Dalam kesempatan tersebut, Sekdakab Drs. Hadi Winarno mengucapkan terimakasih kepada tamu undangan yang hadir dan bersilaturahmi dikediamannya.

“Kegiatan ini memang setiap tahun digelar. Manusia tempatnya salah dan lupa. Idul Fitri dengan kegiatan Halal bi Halal ini, kita bisa melebur kesalahan dengan berbagi maaf tanpa sekat yang membatasi.

Dijelaskan Sekda, Halal bi Halal menggiring kita untuk kembali kepada ampunan Allah yang sangat luas. Itulah makna hakiki dari kalimat Minal A`idhin wal Faizin yang artinya “Semoga kita kembali kepada fitrah dan menang melawan hawa nafsu.” Kembali kepada jati diri yang suci bak bayi yang lahir ke muka bumi. Bersih, bening dan penuh ketulusan.

Terkadang sebut Sekda, karena persaingan bisnis, karir atau faktor lainnya terbesit rasa dendam dan iri hati. Mari kita singkirkan penyakit-penyakit pengotor hati itu dalam momentum Halal bi Halal. Tidak ada lagi kedengkian. Kita ganti dengan kelapangan jiwa, obati kesombongan dengan kerendah-hatian. Mari kita buang jauh -jauh permusuhan dan kita isi dengan persaudaraan dan kekompakan. (AfGans)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here