Korupsi Pertapakan Kantor Bupati dan DPRD Nias Diduga Libatkan Orang Nomor Satu di Kota Gunungsitoli

0
1288

 

GUNUNGSITOLI ketikberita.com – Dugaan korupsi pada Pemantapan Pertapakan Kantor Bupati Nias dan Kantor DPRD Kabupaten Nias menuju Jalan Gunungsitoli Selatan TA. 2007 silam, diduga adanya keterlibatan orang nomor satu di kota Gunungsitoli.

Sampai sekarang belum ada kepastian hukum terkait Dugaan korupsi pada Pemantapan Pertapakan Kantor Bupati Nias dan Kantor DPRD Kabupaten Nias menuju Jalan Gunungsitoli Selatan TA. 2007. Kamis 02/11/2017.

Hal ini terkesan tidak terjamahnya proses kasus pertapakan tersebut oleh penegak hukum tahun sebelumnya.
Hal ini disampaikan Edward Lahagu mantan Aktivis GMKI Gunungsitoli yang disambangi media ketikberita.com ditempat kediamannya.

” saya berharap dibawah kepemimpinan Kapolres Nias Baru AKBP Erwin Horja H. Sinaga, SH,S.IK menegakkan supermasi hukum khususnya pada kasus Dugaan korupsi pada Pemantapan Pertapakan Kantor Bupati Nias dan Kantor DPRD Kabupaten Nias menuju Jalan Gunungsitoli Selatan TA. 2007 demi terciptanya rasa keadilan, tutur Edward

Selanjutnya, diwaktu yang berbeda IPDA H. Manurung Kanit Tipikor Polres Nias sudah beberapa kali sambangi kantor Inspektorat Kabupaten Nias terkait kasus Dugaan korupsi pada Pemantapan Pertapakan Kantor Bupati Nias dan Kantor DPRD Kabupaten Nias menuju Jalan Gunungsitoli Selatan TA. 2007 namun sampai sekarang belum ada hasil dengan alasan masih dalam tahapan proses, kata Paur Subbag Humas Bripka Restu Gulõ kepada ketikberita.com

Lalu ditempat yang berbeda saat wartawan konfirmasi kepada Darius Laoli ketua tim Audit kasus Dugaan pertapakan lewat via2 selulur mengatakan,” kasus Dugaan korupsi pada Pemantapan Pertapakan Kantor Bupati Nias dan Kantor DPRD Kabupaten Nias menuju Jalan Gunungsitoli Selatan TA. 2007 masih dalam proses pemeriksaan dan masih belum bisa mendapatkan hasil secara resmi, kata Darius Laoli.

Hal inilah yang menyebabkan Happy A. Zalukhu ketua DPC LSM PENJARA INDONESIA Kota Gunungsitoli angkat bicara mengatakan” saya menilai  Inspektorat Kabupaten Nias terkesan Kurang serius memeriksa kasus tersebut karena kepala kimpraswil Kabupaten Nias pada tahun 2007 adalah orang yang sama menjabat sebagai Walikota Gunungsitoli saat ini, diakhir konfirmasinya Happy mengatakan” saya ingin melihat apakah inspektorat mampu ungkap kasus pertapakan, kata Happy Zalukhu dengan tegas. (Iman).