Isteri Pejabat Orang nomor Satu Di Batam Pasang Spanduk Berlatar Belakang Pejabat Pemko Terpasang di Jalan Minta Dukungan Warga Batam

190

BATAM ketikberita.com |  Terkait spanduk Hj. Marlin Agustina (HMA) yang terpasang di sepanjang jalan di empat titik Kota Batam seperti dikawasan Jalan Sekupang, Jodoh Simpang Tanah Longsor samping Bank BRI, jalan Simpang Kabil/ Muka Kuning dan Batuaji viral di media sosial dan jadi perhatian warga untuk minta warga Batam mendukung sebagai calon Gubernur untuk Pilkada 2020 mendatang.

Spanduk HMA tersebut, merupakan berbau politik. Pasalnya, dalam spanduk yang menampilkan foto isteri pejabat orang nomor 1 Kota Batam, dengan latar belakang gambar Walikota Muhammmad Rudi bertuliskan “ MENUJU KEPRI MAJU ” agar dapat mendukung dan memilih di ajang Pilkada nantinya.

Menanggapi hal itu, salah seorang warga yang saat itu sedang menyaksikan pemasangan spanduk HMA di kawasan Jodoh depan Hotel Planet Batam yang jati dirinya tidak di ungkap di media online ini mengatakan bahwa, terkait spanduk yang terpasang dipinggir sepanjang ruas jalan pihaknya sudah menyalahi pihak Bawaslu dan KPU belum ada isyarat instruksi membenarkan pemasangan spanduk di pinggir jalan, ada waktunya yang telah ditentukan dan mungkin pemasangan spanduk tersebut tidak masuk anggaran pajak bagi Dispenda karena isteri pejabat orang nomor 1 Di Batam.

Ia juga menuturkan, spanduk HMA yang beredar dibeberapa lokasi yang dicetak sendiri atau oleh setiap Relawan dan terpantau oleh masyarakat umum spanduk tersebut tidak di stempel pihak dispenda sehingga bisa merugikan anggaran pemasukan ke Pemko Batam karena ada keistimewaan karena isteri pejabat Pemko Batam.

Warga minta agar pemasangan spanduk yang membuat dukungan tanpa izin dari pihak Bawaslu akan ditindak lanjuti. ” ungkap warga yang juga sebagai Pemuka Masyarakat yang ada di sekitar jodoh .

Sebelumnya, Bosar Hasibuan Komisioner Divisi Penindakan Bawaslu Batam saat dimintai tanggapannya mengatakan, pihaknya saat ini belum dapat melakukan tindakan apapun terkait spanduk tersebut. Dikarenakan, belum memasuki tahapan kampanye. “Terkait dengan hal itu sebenarnya, belum ada unsur kampanyenya.

Yang pertama didalam spanduk itu tidak ada menyampaikan visi misi. Nah kalau itu salah satu kampanye. Yang kedua, belum ada nomor calon. Karena belum ada memang tahap pencalonan. Malah belum lagi pendaftaran,” ucap Bosar kepada media ini.( INDRALIS )