HET Elpiji 3 Kg, Pengawasan Sangat Dibutuhkan dari Pemko Subulussalam

0
25
SUBULUSSALAM ketikberita.com | Melihat situasi saat ini, setelah HET, elpigi 3kg ditetapkan dikota Subulussalam,beberapa bulan yang lalu, belum efektif sebagaimana mestinya, maka Pemko melalui instansi terkait,dan Satgas,sangat perlu lakukan pengawasan serius, dan turun ke lapangan melihat langsung apa dan bagaimana sebenarnya terjadi,sehingga HET elpigi 3kg belum bisa berjalan sesuai yang telah ditetapkan.
Dalam hal ini adalah, masih tersisa tugas Pemko,untuk mengawasi HET yang telah ditetapkan di kota Subulussalam, Rp,20500, pertabung, dan seluruh Pangkalan/agen harus patuh dan tunduk, untuk mematuhinya, bila tidak diawasi serius, oleh TIM, pasti tidak berjalan maksimal,seperti sekarang ini.
Menurut Kadis,PERINDAG/KOP, kota Subulussalam ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya melalui Kabid perdaganhan,CARI BANCIN beliau mengakui bahwa masih perlu di seru dan di sosialisasikan kepada semua Agen, bahwa HET elpigi 3 kg ini, yang telah ditetapkan melalui rapat,dan telah disepakati,bersama,maka hal ini wajib, di ikuti oleh semua Pangkalan/agen,bahwa HET elpigi di kota Su ulussalam Rp,20500.
Ditambahkan beliau lagi, bahwa TIM Satgas juga telah dibentuk, cuma terganjal dengan SK, yg harus ditanda tangani oleh Walikota Subulussalam, selanjutnya semua hal ini butuh dana, bila hal ini telah turun…. Akan dilakukan turun kelapangan untuk memeriksa kebenaran,dimana dan bagaimana yang terjadi terkait penyaluran El pigi 3, kg, ini, bila nanti kedapatan tidak sesuai aturan,.. maka akan diambil tindakan, kata Kabid, kepada media ini.
Jadi melihat keseriusan Kadis ini, dan TIM nya kita yakin bahwa HET elpigi 3kg ini dapat efektif, akan tetapi kita tunggu kapan hal tersebut bisa berjalan maksimal, dikota Subulussalam.
Disiai lain, beberapa masyarakat yang peduli hal ini, mengatakan, Pemko, melalui TIM/SATGAS, sangat mengharapkan kinerja srius,atau pengawasan yang optimal, terkait HET, bila tidak diawasi, mulai dari DISTRIBUTOR, sampai ke Pangakan/agen pasti tak efektif, artinya HET tanpa pengawasan,adalah “mandul” tak berjalan, dan seterusnya akan melihat legalitas seluruh PANGKALAN,yang ada, yang berjumlah 34 pangkalan.
Seterusnya dicurigai ada permainan disini, apakah karena banyaknya kios pengecer yang tak berijin?? Sedangkan seluruh kios yang terdaftar hanya 34,.. dan hal ini juga harus diantisipasi dan ditertibkan,bagi kios yang tak ada izin, harus ditutup, dikhawatirkan ada penimbunan… Sehingga gas elpigi 3 kg sering langka, sehingga harga Gas 3 kg sering diatas HET,malah sampai 25 ribu pertabung gas 3,kg.
Demi tegaknya aturan ini dikota Subulussalam, SATGAS/TIM,harus tegas demi rakyat,kota Subulussalam.(SARAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here