FKIP UNPRI Siap Sambut Revolusi Industri 4.0

0
68

MEDAN ketikberita.com | Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat memicu pemunculan era revolusi industri 4.0. Hal ini tentu menjadi tantangan lembaga pendidikan selaku tempat menempa mahasiswa selaku agen perubahan di masa depan.

Demikian diungkapkan Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Dian Syahfitri SS MHum pada seminar nasional bertajuk “Pengembangan Pembelajaran, Bahasa, Sastra, dan Budaya pada Era Revolusi 4.0” di Mutiara Suara Naviri Convention Hall Medan, Sabtu (26/1).

Seminar digelar Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNPRI itu dihadiri Ketua BPH Unpri Dr Tommy Leonard SH MKn, Rektor Unpri Dr Chrismis Novalinda Ginting MKes, Wakil Rektor (WR) I Seno Aji MEng Prac, WR III Said Rizal SHI MA, Ketua Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Sri Dinanta Ginting MPd, Sekretaris Rektor UNPRI Christin Agustina MHum dan Dekan FTIK UNPRI Abdi Dharma SKom.

Dekan berharap, seminar ini dapat mendorong pola-pola pendidikan yang sejalan dan bahkan mendukung prinsip-prinsip ideal keragaman budaya itu sendiri demi menjamin kebersamaan dan kerukunan sosial bangsa Indonesia.

Acara ini menghadirkan tiga pembicara utama, yakni Prof Dr Sarwiji Suwandi MPd (Guru besar Universitas Sebelas Maret), Nurhadi Nainggolan SPsi (praktisi NLP dan hypnotherapy) dan Beni Arnas (Sastrawan Nasional). Seminar dipandu sastrawan Hasan Al-Banna.

Prof Sarwiji Suwandi membahas mengenai budaya kini sangat tergantung dengan media sosial seperti android, sehingga media tersebut dapat difungsikan sebagai sarana pengembangan pembelajaran bahasa, sastra dan budaya.

Sedangkan, Nur Hadi Nainggolan membahas tentang hypnotherapy erat kaitannya dengan olah pikir agar siap menyambut era revolusi industri 4.0. Sedangkan pembicara ketiga Beny Arnas, membahas mengenai sastra yang ada pada saat ini ditinjau dari sisi praktis.

Sementara itu, Ketua Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNPRI Sri Dinanta Ginting menekankan bahwa bahasa, sastra dan budaya mesti menjadi salah satu motor penggerak kemajuan revolusi industri untuk memajukan bangsa Indonesia.

Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn mengapresiasi dan bangga kepada FKIP UNPRI cepat tanggap menghadapi perkembangan saat ini. Tommy berharap, FKIP UNPRI harus meningkatkan fungsi dan perannya di dalam menghasilkan calon guru bermutu dan profesional, sehingga terlahir guru-guru memiliki kompetensi dari semua aspek, kepribadian, sosial dan profesional sebagaimana dipersyaratkan oleh UU.(er)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here