BKGN 2081 Ajak Masyarakat Medan Lindungi Kesehatan Gigi dari Resiko Gula Tersembunyi

0
182

MEDAN ketikberita.com | Pepsodent, brand perawatan kesehatan gigi dan mulut produksi PT Unilever Indonesia Tbk. bekerjasama dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI) menggelar program Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2018 di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Sumatera Utara tanggal 12 hingga 14 November 2018.

Sesuai dengan tema yang diangkat tahun ini, yaitu “Lindungi Kesehatan Gigi Keluarga dari Risiko Gula Tersembunyi”, BKGN 2018 memberikan edukasi mengenai pentingnya mewaspadai gula tersembunyi yang ternyata banyak kita konsumsi setiap hari, terutama karena risiko yang ditimbulkannya terhadap masalah karies atau gigi berlubang.

Proses gigi berlubang atau karies akibat gula dapat dikendalikan dengan lebih mewaspadai konsumsi gula dan menginterupsi waktu pembentukan karies dengan rutin menyikat gigi pada malam hari sebelum tidur dan setelah sarapan.

Hal itu dipesankan Dr. drg. Trelia Boel, M.Kes di sela kegiatan Bulan Kesehatan Gigi Nasional di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara (FKG Universitas USU), Senin (12/11/2018).

Bulan Kesehatan Gigi Nasional tersebut digelar FKG USU 12-14 November 2018 atas dukungan Pepsodent Unilever Indonesia.

Lebih lanjut dijelaskan drg. Trelia Boel, selain rutin menyikat gigi sebelum tidur dan setelah sarapan, berkonsultasi ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali, merupakan bentuk antisipasi terjadinya proses gigi berlubang atau karies.

Sementara drg. Ratu Mirah Afifah selaku Division Head for Health & Welbing and Professional Institusional Yayasan Unilever Indonesia menjelaskan, pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut menjadi perhatian pihaknya selama 9 tahun dan tahun ini mengusung tema risiko gula tersembunyi terhadap kesehatan gigi dan mulut.

Dijelaskan, World Health Organisation (WHO) menganjurkan asupan gula dari semua sumber makanan dan minuman tidak melebihi 50 gram per hari untuk dewasa atau 30 gram per hari untuk anak.

Sayangnya, kata Ratu Mirah, data survey konsumsi makanan Individu Indonesia 2014 menyatakan 29,7 persen masyarakat Indonesia mengonsumsi gula harian melebihi batas rekomendasi itu.(er)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here