Anggota DPRD Medan : Perlu Sinergitas Pemko dan Warga Dalam Pengelolaan Sampah

0
9

MEDAN ketikberita.com | Masyarakat menyambut baik adanya sosialisasi tentang pengelolaan persampahan dan berharap terjalin sinergitas dalam bentuk kerjasama antara Pemko Medan dan warga dalam mengelola sampah.

Hal itu terungkap saat Anggota DPRD Medan, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Muhammad Nasir melaksanakan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan No.6 tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan di lingkungannya di Jalan Marelan V Pasar II Barat Lingkungan II Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan, kemarin.

Menurut Vikrom Alamsyah, warga Jl Abd Sani Kelurahan Terjun, warga siap menerimsa konsekuensi adanya kurungan badan 3 bulan dan denda Rp1 juta, bagi masyarakat yang membuang sampah sembarangan.

“Namun Pemko Medan harus melakukan edukasi atau pelatihan kepada masyarakat, tentang pengelolaan sampah yang benar. Mengingat jika sampah dikelola secara baik, tentunya akan bermanfaat dan menambah kesejahteraan ekonomi keluarga,” ujar Vikrom.

Sementara Misriani penduduk Gg Indah Pasar II Barat menyatakan, jika ada kerjasama yang baik antara warga dan Pemko Medan. Dalam arti Pemko Medan mengangkat sampah secara rutin dan perlu menyediakan bak sampah seragam di setiap rumah dengan swadaya.

“Ya, kalau bisa truk pengangkut sampai siap selalu, agar sampah tidakmenumpuk,” tambah Sabrina Warga Pasar II Barat.

Sementara Wiwin warga Pasar II Ling III Kel Terjun mengusulkan, agar sosialisasi ini ada tindak lanjutnya. Sehingga apa yang dicanangkan Pemko Medan bisa terelisir dengan baik dan tercipta lingkungan yang bersih dan sehat.

Menanggapi keluhan warga, Muhammmad Nasir akan segera menindak lanjuti serta memperjuangkan aspirasi warga ke pada Pemko Medan. “Ini memang tugas saya selaku wakil rakyat yang mengemban amanah rakyat. Aspirasi ini akan disalurkan dan harus diperjuangkan,” ujar Muhammad Nasir dihadapan 100 warga yang menghadiri Sosialisasi. Perda persampahan.

“Soal penyediaan bak sampah seragam di setiap rumah itu sudah dilakukan di Jawa dan dilakukan secara subsidi. Itu bukan usulan yang muluk-muluk, tapi fakta. Ini harus diwujudkan,” kata Muhammad Nasir.

Hadir dalan acara Sosilisasi Perda No 6 thn 2015, mewakili Camat Medan Marelan Syahrul SE (Kasie Sosial), ibu ibu dari Majelis Perwiritan serta komunitas remaja masjid.(er)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here